CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Banyaknya warga yang berziarah kubur di Taman Pemakaman Umum (TPU) Islam Paropo memberi angin segar bagi para penjual bunga, Minggu (15/2) siang.
Bagian depan TPU yang terletak di Jalan Poros Makassar–Maros, Kecamatan Panakkukang, Makassar itu berjejer pedagang bunga dan penyedia jasa pembersih makam. Tradisi ziarah makam jelang Ramadan membuka peluang bagi warga sekitar untuk mendapatkan pemasukan.
Salah satu pedagang bunga, Vera, mengaku jumlah pembeli mulai meningkat akhir pekan ini. Tradisi ziarah membuka peluang bagi mereka untuk mendapatkan pemasukan.
“Sudah mulai ramai sejak Jumat (13/2) kemarin, cuma kan hujan, jadi tidak sebanyak hari ini,” ujar Vera saat ditemui di lokasi.
Vera menuturkan, telah berjualan bunga sejak kecil mengikuti orang tuanya. Setiap hari, ia menjajakan bunga kamboja, asoka, dan daun pandan yang dipasok dari wilayah sekitar Makassar. Satu keranjang bunga dijual seharga Rp10 ribu.
Pada hari biasa, yang terjual dua hingga tiga keranjang. Namun menjelang Ramadan, penjualan meningkat tajam.
“Jelang puasa ini sehari bisa jual 10 keranjang, hari-hari biasa cuma dua atau tiga keranjang,” katanya.
Menurut Vera, lonjakan pembeli biasanya terjadi hingga sehari sebelum Ramadan. Memasuki bulan puasa, aktivitas ziarah cenderung menurun dan akan ramai kembali jelang lebaran.
Meski ramai, ia menilai penjualan tahun ini sedikit lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu.
“Tahun ini agak kurang, tahun lalu agak lumayanlah. Karena kan musim penghujan,” ucapnya.
Vera berharap jumlah pengunjung terus meningkat dalam beberapa hari ke depan agar pendapatannya bertambah.
Peningkatan aktivitas ziarah di TPU Paropo tidak hanya berdampak pada pedagang bunga. Warga sekitar juga memanfaatkan situasi dengan membuka jasa pembersihan makam dadakan. Mereka menawarkan jasa membersihkan makam pusara. Harganya pun tergantung dari hasil negosiasi dengan peziarah.
Berbeda dengan penjual bunga yang tetap ada meski hari biasa, khusus jasa pembersih makam hanya ada saat mendekati Ramadan dan Lebaran.
Laporan: Rifki




