Iran Siap Pertimbangkan Kompromi Kesepakatan Nuklir Jika AS Cabut Sanksi

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Teheran: Iran menyatakan siap mempertimbangkan kompromi untuk mencapai kesepakatan nuklir dengan Amerika Serikat jika Washington bersedia membahas pencabutan sanksi, kata Wakil Menteri Luar Negeri Iran Majid Takht-Ravanchi.

Dalam wawancara dengan media BBC yang dipublikasikan pada Minggu, 15 Februari 2026, Takht-Ravanchi mengonfirmasi bahwa putaran kedua pembicaraan nuklir akan berlangsung di Jenewa pada Selasa, setelah Teheran dan Washington kembali melanjutkan diskusi di Oman awal bulan ini.

“(Pembicaraan awal berjalan) kurang lebih ke arah yang positif, tetapi terlalu dini untuk menilai,” kata Takht-Ravanchi.

Iran menyatakan siap membahas pembatasan program nuklirnya sebagai imbalan pencabutan sanksi, namun berulang kali menolak mengaitkan isu tersebut dengan persoalan lain, termasuk program rudal.

Delegasi AS, termasuk utusan Steve Witkoff dan Jared Kushner, dijadwalkan bertemu dengan perwakilan Iran pada Selasa pagi, menurut sebuah sumber pada Jumat, dengan perwakilan Oman memediasi kontak AS-Iran. Fleksibilitas Iran Kepala badan energi atom Iran pada Senin mengatakan negaranya dapat menyetujui pengenceran uranium yang diperkaya pada tingkat tertinggi sebagai imbalan pencabutan seluruh sanksi keuangan. Takht-Ravanchi menggunakan contoh tersebut dalam wawancara BBC untuk menyoroti fleksibilitas Iran.

Diplomat senior itu kembali menegaskan posisi Teheran bahwa Iran tidak akan menerima penghentian total pengayaan uranium, yang menjadi hambatan utama dalam mencapai kesepakatan tahun lalu. AS memandang pengayaan uranium di dalam negeri Iran sebagai jalur menuju pengembangan senjata nuklir.

Iran membantah berupaya mengembangkan senjata nuklir.

Pada masa jabatan pertamanya, Presiden Donald Trump menarik AS keluar dari kesepakatan nuklir Iran tahun 2015, yang dikenal sebagai Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA), yang merupakan pencapaian kebijakan luar negeri utama Presiden Demokrat Barack Obama.

Kesepakatan tersebut melonggarkan sanksi terhadap Iran sebagai imbalan pembatasan program nuklir Teheran untuk mencegah kemampuan membuat bom atom.

Baca juga:  Trump Peringatkan Iran soal Dampak Berat Jika Gagal Capai Kesepakatan Nuklir


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polri: AKBP Didik Dapat Sekoper Narkoba dari Bandar untuk Dikonsumsi Sendiri
• 45 menit lalukompas.com
thumb
H-4 Imlek, 41.460 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Via Ruas Jalan Tol Layang MBZ
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Promo Tiket Sunrise dan Sunset di Candi Borobudur, Meriahkan Imlek 2026
• 8 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Puluhan Santri di Ngawi Diduga Keracunan MBG, Jalani Perawatan di RS
• 22 jam laludetik.com
thumb
Wapres Gibran Kunker ke Semarang, Cek Pembangunan Tol Demak hingga Soroti Pengendalian Rob Pantura
• 1 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.