Fenomena Preman Bermotor Bunuh Puluhan Warga di Jalan, Negara Kacau

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita
Foto: Puluhan orang tewas akibat serangan bersenjata semalam di Nigeria utara, Rabu (4/2/2026). (REUTERS/Oluseyi Dasilva)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sekelompok 'preman' bersenjata yang mengendarai sepeda motor menewaskan sedikitnya 30 orang dalam serangkaian serangan di sejumlah desa di wilayah barat laut Nigeria.

Melansir Reuters, Minggu (15/2/2026), para penyerang melakukan penyerbuan ke tiga desa di wilayah Borgu, Negara Bagian Niger, yang berbatasan dengan Republik Benin. Selain membunuh warga, mereka juga membakar rumah serta toko milik penduduk.


Serangan ini disebut sebagai bagian dari gelombang kekerasan yang meningkat dan kerap dilakukan kelompok yang dikenal sebagai "bandit". Kelompok tersebut selama ini dituding berada di balik berbagai aksi pembunuhan massal, penculikan untuk tebusan, hingga pengusiran warga dari permukiman mereka di Nigeria bagian utara.

Keamanan memang menjadi isu krusial di Nigeria. Pemerintah kini menghadapi tekanan besar untuk segera memulihkan stabilitas nasional di tengah eskalasi serangan bersenjata.

Juru bicara Kepolisian Negara Bagian Niger, Wasiu Abiodun, mengonfirmasi salah satu desa menjadi target serangan.

"Bandit yang diduga kuat menyerbu desa Tunga-Makeri, enam orang tewas, sejumlah rumah dibakar, dan beberapa warga diculik meski jumlah pastinya masih didata," ujarnya.

Pilihan Redaksi
  • 20 Artis dan Publik Figur yang Meninggal Dunia Sepanjang 2025
  • Petani Minta Harga Gabah Naik ke Rp7.000/ Kg, Ini Alasannya

Ia menambahkan para pelaku kemudian bergerak menuju desa Konkoso, sementara detail serangan di lokasi lain masih dalam penyelidikan.

Salah satu warga Konkoso, Jeremiah Timothy, yang berhasil melarikan diri, mengatakan serangan dimulai pada dini hari dengan suara tembakan sporadis.

"Sedikitnya 26 orang tewas sejauh ini setelah mereka juga membakar kantor polisi," kata Timothy.

Ia bilang. para penyerang memasuki desa sekitar pukul 06.00 pagi dan menembaki warga secara membabi buta. Warga juga sempat mendengar jet militer terbang di atas wilayah tersebut saat serangan berlangsung. Saksi lain yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut jumlah pelaku sangat besar.

"Mereka datang dengan lebih dari 200 sepeda motor dan menyapu desa-desa di area ini," ujarnya.

Kesaksian serupa disampaikan Auwal Ibrahim, warga Tunga-Makeri. Ia mengatakan serangan terjadi sekitar pukul 03.00 waktu setempat.

"Mereka menyerbu kota kami dengan banyak motor sambil menembak. Enam orang dipenggal, lainnya ditembak. Toko-toko dibakar dan seluruh desa dipaksa mengungsi," kata Ibrahim.

Ia menambahkan banyak warga kini takut kembali karena para penyerang diyakini masih berada di sekitar wilayah tersebut.


(fab/fab)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Digitalisasi Reformasi Birokrasi, Kerja ASN Makin Berkualitas

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Meriahkan Imlek, InJourney Tawarkan Promo Tiket Sunrise Borobudur Rp350 Ribu
• 9 jam lalusuara.com
thumb
Resmikan Ribuan SPPG, Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Polri
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Danantara Indonesia Tancap Gas, 5 Proyek Disiapkan Dongkrak Ekonomi 8 Persen
• 21 jam laludisway.id
thumb
Video: Bahan Baku Masih Impor, Pengusaha Ban Minta Ini ke Pemerintah
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Penanganan Golden Time Menentukan Kualitas Hidup
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.