PT Biotek Saranatama, yang merupakan pemilik gudang pestisida, berjanji melakukan pemulihan kualitas air di aliran sungai yang tercemar zat kimia seusai kebakaran terjadi. Pemulihan dilakukan dengan penyebaran adsorben pestisida sebagai penetral dampak pencemaran.
Dilansir Antara, Minggu (15/2/2026), Manajer Operasional PT Biotek Saranatama, Luki, mengatakan upaya pemulihan kualitas air sungai dilakukan sebagai pertanggungjawaban perusahaan.
"Untuk di udaranya kita menggunakan produk bantuan dari Kementerian Pertanian, kemudian untuk di sungainya kami menyediakan absorben pestisida, untuk penetral pestisidanya itu sendiri," katanya.
Menurut dia, penyebaran adsorben pestisida di aliran Sungai Jeletreng sebagai aliran hulu yang kemudian masuk ke Sungai Cisadane bisa membantu mengikat dan menghilangkan residu pestisida. Dia mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Tangerang Selatan.
"Kami pun berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan penetralan untuk kualitas udara dan di sungai ini," ujarnya.
Dia mengatakan perusahaan juga berupaya mengembalikan ekosistem aliran sungai seperti penebaran 5.000 bibit ikan lele, nila, hingga gurame. Luki mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan kementerian terkait penyebaran bibit ikan tersebut.
(haf/imk)





