Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap debutan Yamaha, Toprak Razgatlioglu masih belum menemukan ritme membalap terbaiknya jelang mentas di MotoGP 2026
Razgatlioglu bahkan masih tertinggal hingga 1,9 detik dari catatan waktu tercepat pada tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia pada akhir Januari hingga awal Februari kemarin.
- ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/foc.
Merasa belum bisa beradaptasi sempurna dengan motor di kelas MotoGP, Razgatlioglu pun menilai dirinya tidak lebih baik dari pembalap cadangan Ducati, Nicolo Bulega.
"Saya pikir jika dia datang ke sini [ke MotoGP], terutama di trek ini, dia akan tampil jauh lebih baik, karena trek ini seperti gaya balapnya," kata Razgatlioglu di laman Speedweek.
"Biasanya, dia sangat cepat di tikungan panjang, sementara saya lebih fokus di Superbike untuk menghentikan motor lalu berakselerasi, membentuk garis seperti huruf V," lanjutnya.
"Saya sangat fokus pada hal itu dan juga ketika saya mulai di Superbike, Jonathan Rea selalu membalap dengan cara seperti ini, jadi saya belajar dengan gaya tersebut," kata Razgatlioglu lagi.
"Di Superbike, cara itu bekerja sangat baik, tetapi di MotoGP kami perlu mengubah gaya balap," imbuhnya.
Seperti diketahui, Toprak Razgatlioglu dan Nicolo Bulega dipastikan akan berada di paddock berbeda pada 2026.
Juara bertahan WorldSBK, Razgatlioglu, akan naik kelas ke MotoGP bersama Pramac Yamaha.
- Instagram/Jack Miller
Namun, Bulega justru lebih dulu merasakan motor kelas premier. Pembalap Italia itu sempat menggantikan Marc Marquez yang cedera pada seri Portimao dan Valencia musim lalu dan berhasil finis di posisi ke-15.
Setelah itu, Bulega kembali fokus ke ajang WorldSBK yang akan dimulai di Phillip Island akhir pekan depan.
Meski begitu, ia juga dijadwalkan menjalani tes MotoGP bersama Ducati sebagai bagian dari persiapan menuju peluang kursi balap pada era regulasi baru 850cc dengan ban Pirelli pada 2027.
(aes)




