- Bamsoet meluncurkan buku 'Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung' karya wartawan senior Joseph Osdar di Jakarta, Minggu (15/2/2026).
- Buku ini memuat pandangan Prabowo yang cenderung merangkul lawan politik serta ingin menata transisi politik substantif.
- Aspek ekonomi buku menggarisbawahi keinginan Prabowo mengimplementasikan Pasal 33 UUD 1945 mengenai perekonomian Indonesia.
Suara.com - Anggota DPR RI fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo atau Bamsoet resmi meluncurkan buku berjudul 'Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung'. Karya ini mengisahkan sikap maupun pandangan politik hingga ekonomi dari politikus Partai Gerindra tersebut.
Bamsoet mengatakan kalau buku 'Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung' ini ditulis oleh Joseph Osdar yang merupakan wartawan senior. Karya ini bermula hanya dari perbincangan keduanya yang terjadi beberapa bulan lalu.
"Intinya dan pokoknya adalah bagaimana buku ini mencoba, mengajak kita semua untuk mencoba memahami langkah-langkah beliau sebagai Presiden, dan dari kebijakan maupun keputusan-keputusan yang menurut kita luar biasa," kata Bamsoet saat peluncuran buku 'Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung' di Parle Senayan, Jakarta, Minggu (15/2/2026).
Wartawan Senior Joseph Osdar dan Bambang Soesatyo (Bamsoet) saat peluncuran buku ‘Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung’ yang digelar di Parle Senayan, Jakarta, Minggu (15/2/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]Dari sisi politik, Bamsoet menyebut kalau Prabowo cenderung lebih memilih merangkul musuh untuk menjadikannya teman di Pemerintahan. Hal itu tercontoh usai Prabowo terpilih jadi Capres dan mengajak tokoh sebelumnya bersebrangan pada Capres 2024 lalu.
“Dia mengatakan bahwa kita harus penataan ulang transisi politik yang substansial, tidak seperti hari ini yang transaksional, yang brutal, karena apa namanya? Pemilu yang berbiaya tinggi, yang menimbulkan korupsi di mana-mana,” papar Bamsoet.
Sedangkan dari sistem ekonomi, Bamsoet menjelaskan kalau Prabowo ingin mengimplementasikan Pasal 33 UUD 1945 soal perekonomian Indonesia.
"Lalu penataan sistem ekonomi, di mana dia ingin implementasi pasal 33 ayat 1 sampai ayat 5," lanjutnya.
Buku 'Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung' sendiri berisi 240 halaman yang ditulis oleh J. Osdar. Peluncuran buku ini juga didatangi sejumlah tokoh mulai dari Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus/Bappisus Aries Marsudiyanto.
Kemudian akademisi/pakar hukum tata negara Jimly Asshiddiqie, akademisi Didik J Rachbini, akademisi Rocky Gerung, wartawan senior Suryopratomo, hingga mantan Kapolri Sutarman.
Baca Juga: Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu



