Prabowo Panggil Menteri Ekonomi ke Hambalang, Bahas Perundingan dengan AS

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya mengunggah momen Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih khususnya di bidang ekonomi.

Pertemuan itu diunggah dalam akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet, Minggu (15/2).

"Minggu sore ini, Presiden Prabowo memanggil sejumlah Menteri terkait ekonomi ke kediaman pribadi beliau di Hambalang, Bogor, 15 Februari 2026," tulis Teddy.

Teddy menjelaskan, dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo membahas beberapa hal, termasuk perundingan ekonomi dengan Amerika.

"Memastikan posisi yang diambil Indonesia dalam setiap perundingan ekonomi dengan siapa pun, khususnya dalam waktu dekat dengan Amerika Serikat adalah yang terbaik dan paling menguntungkan untuk Indonesia," ujarnya.

Teddy menekankan, Presiden Prabowo ingin agar setiap perundingan dengan negara mana pun dapat menguatkan rantai pasok industri nasional.

"Presiden menginginkan perundingan harus sebanyak-banyaknya meningkatkan produktivitas industri dalam negeri serta memperkuat global supply chain atau rantai pasok industri," terang dia.

Lebih lanjut, Teddy menuturkan, Prabowo ingin setiap kebijakan yang diambil dapat menguntungkan rakyat Indonesia.

"Presiden Prabowo menginginkan setiap kebijakan yang diambil harus segera dan sebanyak mungkin memberi keuntungan konkret untuk Indonesia," tandasnya.

Dalam pertemuan itu tampan hadir, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani dan Mensesneg Prasetyo Hadi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
HUT Ke-24, AMPG Teken MoU dengan Pemuda UMNO Malaysia
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Hasil Piala FA: Liverpool, Manchester City, dan Chelsea Lolos 16 Besar
• 15 jam laluharianfajar
thumb
Manuel Neuer Cedera Robek Otot, Bayern Muenchen Dipastikan Tanpa Kapten Tiga Pekan
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Pinkan Mambo dan Wajah Prekariat di Era TikTok
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Ekspor Tekstil Dibidik Tinggi, Buka Pasar Baru Saja Tidak Cukup
• 6 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.