Asei: Asuransi Perdagangan Bakal jadi Produk Andalan pada 2026

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Asuransi Asei Indonesia mengungkapkan bahwa asuransi perdagangan atau trade credit insurance akan menjadi produk andalan perusahaan pada 2026.

Direktur Utama Asuransi Asei Dody Achmad Sudiyar Dalimunthe mengatakan asuransi itu baik untuk ekspor maupun domestik dan diiringi oleh produk asuransi pendukung ekosistem perdagangan tersebut.

“Alasan strategis penetapan target ini adalah karena sejalan dengan pertumbuhan aktivitas perdagangan [ekspor dan domestik], termasuk pembiayaan perbankan dan ekspor,” ucapnya kepada Bisnis, dikutip pada Minggu (15/2/2026).

Alasan kedua adalah karena adanya kebutuhan mitigasi risiko gagal bayar meningkat dalam kondisi global yang belum sepenuhnya stabil. Kemudian, memiliki multiplier effect terhadap sektor riil dan UMKM agar menjadi Go Global. 

“Terakhir, secara historis perusahaan produk ini memberikan kontribusi signifikan terhadap premi dan fee-based income,” beber Dody.

Selain asuransi perdagangan, Asei menilai produk asuransi umum tertentu yang berkaitan dengan proyek infrastruktur dan supply chain protection juga berpotensi tumbuh pada 2026.

Baca Juga

  • Sederet Tantangan Industri Asuransi Dongkrak Nilai Aset pada 2026
  • Tokio Marine: Asuransi Kesehatan Jadi Tren Masyarakat Usia 30-40 Tahun
  • Lini Properti hingga Energi Diprediksi jadi Motor Pertumbuhan Aset Asuransi Umum

Di lain sisi, Asei turut membeberkan target pertumbuhan aset perusahaan pada 2026 berada di atas rata-rata industri, dengan tetap menjaga kualitas aset dan RBC pada level yang sehat. Fokus Asei adalah mendapatkan hasil underwriting yang optimal dengan lima strategi yang disiapkan.

Strategi pertama adalah perusahaan fokus pada lini bisnis inti (Core Business Focus) dengan memperkuat portofolio asuransi perdagangan dan ekosistemnya, serta asuransi umum yang memiliki risk-adjusted return optimal.

Kedua adalah Selective Growth Strategy yang fokus kepada pertumbuhan berbasis kualitas risiko, bukan sekadar volume premi. Selanjutnya, optimalisasi retensi dan reasuransi untuk menyeimbangkan net retention untuk meningkatkan net premium income tanpa mengorbankan profil risiko,” bebernya.

Yang keempat adalah menguatkan ekuitas melalui laba ditahan dengan melakukan disiplin underwriting dan pengendalian klaim untuk menjaga combined ratio tetap sehat. Terakhir, melakukan manajemen investasi aktif (Active Portfolio Management) melalui alokasi aset yang adaptif terhadap dinamika suku bunga dan pasar keuangan.

Untuk diketahui, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan aset industri asuransi bisa tumbuh sebesar 5%—7% (year on year/YoY) pada 2026. Asei menilai outlook tersebut adalah target yang realistis dan prudent.

Baginya target itu realistis karena mempertimbangkan basis pertumbuhan 2025 yang sudah relatif solid, makroekonomi domestik relatif stabil, adanya perbaikan kinerja underwriting di sejumlah lini bisnis, dan terjadi normalisasi hasil investasi dibandingkan periode volatilitas sebelumnya.

Kendati demikian, Dody tidak menampik ada tantangan yang perlu industri asuransi hadapi pada 2026 dalam mendongkrak aset. Pertama, volatilitas pasar keuangan global, yang mana fluktuasi yield obligasi dan pasar saham dapat memengaruhi nilai investasi.

Kedua, tekanan klaim pada lini tertentu, yang jika terjadi perlambatan ekonomi dapat menyebabkan klaim asuransi kredit dapat meningkat. Ketiga, kewajiban peningkatan ekuitas minimum, sehingga perusahaan harus menyeimbangkan ekspansi bisnis dengan penguatan modal,” jelasnya.

Keempat, lanjutnya, kompetisi tarif (pricing pressure) yang menyebabkan persaingan premi yang agresif sehingga dapat menekan margin underwriting. Terakhir adalah risiko integrasi jika terjadi konsolidasi dan dapat menyebabkan potensi disrupsi operasional dalam jangka pendek.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Terungkapnya Keterlibatan Kapolres Bima dalam Kasus Narkoba
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Pramono Larang Sahur On The Road Selama Ramadan di Jakarta, Rawan Potensi Tawuran
• 6 jam laludisway.id
thumb
Chef Martin Praja Bagi Resep Inspirasi Takjil Es Teler Milky yang Viral
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Hasto Bicara Rencana Pengiriman 8 Ribu Prajurit TNI ke Gaza
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Besok Senin 16 Februari 2026 Libur Apa? Simak Info Tanggal Merah
• 7 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.