JAKARTA, DISWAY.ID -- Beredar informasi Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali melakukan penggeledahan terhadap rumah para pejabat Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak).
Dalam informasi itu, Kejagung menemukan uang senilai Rp920 miliar dalam penggeledahan tersebut.
Narasi yang beredar menyatakan pundi-pundi tersebut merupakan hasil dari dugaan permainan tersembunyi yang selama ini tidak terungkap ke publik.
Kabar ini dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan aplikasi percakapan, sehingga memicu perhatian luas dari masyarakat.
BACA JUGA:Instruksi Purbaya, Bea Cukai Segel Toko Tiffany & Co untuk Pengawasan Administratif
BACA JUGA:Kena Sentil Trenggono di Medsos, Purbaya Tanggapi Santai: Pak Menteri Teman Baik
Merespon itu, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) buka suara. Kemenkeu menegaskan isu tersebut adalah informasi bohong atau Hoaks.
Informasi tersebut dinilai menyesatkan dan berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
"Berita mengenai penggeledahan yang dilakukan Kejaksaan Agung terhadap rumah para pejabat pajak guna membongkar dugaan permainan gelap yang selama bertahun-tahun bersembunyi di balik laporan dan angka, merupakan berita tidak benar atau hoaks," tulis Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kemenkeu dalam rilisnya, Minggu 15 Febuari 2025.
Melihat itu, Kemenkeu menghimbau kepada masyarakat untuk menelaah infomarsi yang belum bisa dipastikan kebenaranya. Apalagi mengatasnamakan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
BACA JUGA:Kunker ke Merauke, Anak Buah Menkeu Purbaya Efektivitas DAK Non Fisik, Tepat Sasaran?
BACA JUGA:Soal PBI JK BPJS Nonaktif, Purbaya: Siap Dibantu 3 Bulan, Tapi Setelah Itu...
"Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Purbaya," tegasnya.
Perlu diketahui, kabar menyesatkan ini disebarkan melalui video menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) tersebut menampilkan gambar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan narasi yang menyebut ditemukannya tumpukan uang tunai senilai Rp920 miliar dalam penggeledahan rumah pejabat pajak.





