JAKARTA, DISWAY.ID - Tembok setinggi 5 meter di SMP Negeri 182 Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, roboh pada Minggu siang 15 Febuari 2026.
Kejadian itu terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di Media Sosial.
BACA JUGA:Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Hambalang Jelang Hasil Perundingan Tarif AS
BACA JUGA:Pramono Larang Ormas Sweeping Warteg yang Buka Siang Hari Selama Ramadan
Kapolsek Pancoran Kompol Mansur menyampaikan, pihaknya telah mendatangi tempat kejadian. Beruntung dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa.
"Sudah monitor mas saat kejadian namun tidak ada korban jiwa," katanya saat dikonfirmasi, Minggu, 15 Febuari 2026.
Ia mengungkapkan, berdasarkan pengecekan dilokasi kejadian, tembok tersebut sudah memang dalam rusak dalam kondisi miring dan sudah ada pemberitahuan.
"Memang awalnya pagar tersebut sudah miring Dan susah di berikan surat pemberitahuan dari lingkungan," ungkapnya.
BACA JUGA:Mal Ciputra Tangerang Rayakan Imlek 2026 Lewat Event 'Spring of Joy: New Season, New Fortune'
Meski demikian, pihaknya tetap menyelidiki adanya dugaan kelalaiannya pihak terkait.
"Sementara masih dalam penyelidikan," ucapnya.
Kejadian tembok sekolahan rubuh, sejatinya bukan baru kali ini saja.
BACA JUGA:Luar Biasa! Nilai Ekspor di PLBN Skouw Melonjak, BNPP RI Optimalkan Jadi Gerbang Perdagangan
Sebelumnya, kejadian tembok sekolah rubuh pernah terjadi di MTsn 19 di kawawan Pondok Labu, Jakarta Selatan, pada tahun 2022. Tembok bangunan roboh usai diguyur banjir deras.
Dalam peristiwa tersebut, menyebabkan korban 3 siswa meninggal dunia dan 3 siswa lainya mengalami luka luka.





