Medan (ANTARA) - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi yang akrab disapa Titiek Soeharto menyerahkan bantuan logistik secara simbolik kepada pengungsi bencana Sumatra yang menempati hunian sementara (huntara).
Dengan didampingi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, bantuan tersebut secara simbolis diserahkan kepada Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu di Huntara Asrama Haji Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Ahad.
Hingga kini, terdapat 45 kepala keluarga bertahan di Huntara Asrama Haji Pinangsori sembari menunggu kepastian pembangunan hunian tetap (huntap) di Tapanuli Tengah.
Rombongan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR Titiek Soeharto kemudian meninjau berbagai fasilitas pendukung para pengungsi di huntara, seperti layanan kesehatan, kondisi hunian, tempat ibadah, sarana sanitasi dan kebersihan, dapur umum dan logistik, hingga ketersediaan air bersih.
Baca juga: Baznas RI bangun huntap untuk penyintas bencana di Tapanuli Selatan
Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian Titiek Soeharto, yakni unit mobile water treatment milik Brimob Polda Sumut karena mampu mengolah air sungai, air payau, dan bahkan air laut menjadi air bersih layak konsumsi.
"Pemenuhan air bersih terpantau baik dari pagi hingga sore hari. Kami berterima kasih kepada jajaran Polri, khususnya Brimob atas penyediaan alat penyulingan air ini yang sangat membantu warga," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan duka cita dan keprihatinan atas musibah menimpa masyarakat Tapanuli Tengah.
Pihaknya mengapresiasi sinergi TNI/Polri sejak awal bencana hidrometeorologi yang telah turun langsung membantu warga di berbagai lokasi terdampak di tiga provinsi di Sumatra, akhir November 2025.
"Saya melihat sendiri bagaimana aparat Polri masuk ke lumpur, membantu membersihkan kayu, dan sisa bencana di rumah warga," katanya.
Ia juga berharap, pemerintah dapat segera membangun hunian tetap yang lebih layak bagi para korban bencana tersebut," ujar dia.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pihaknya bersama Komisi IV DPR RI menyalurkan bantuan logistik dalam jumlah besar guna meringankan beban para korban bencana di Sumatra.
"Kurang lebih 16 truk penyaluran bantuan yang kami sasar, baik huntara ini maupun kabupaten lain yang terdampak. Kami kirimkan pakaian, bahan makanan, obat-obatan hingga perlengkapan sekolah seperti buku dan tas untuk anak-anak," katanya.
Selain bantuan logistik, ia juga menyerahkan bantuan material, berupa semen, untuk mendukung proses rekonstruksi pasca-bencana di tiga provinsi di Sumatra.
"Kami juga telah menginstruksikan kepada seluruh personel di lapangan supaya bergerak cepat dan responsif membantu pemulihan kondisi masyarakat terdampak," kata dia.
Baca juga: PKK Nagan Raya beri penyembuhan trauma murid SD di lokasi bencana
Baca juga: 169 KK korban banjir Nagan Raya terima biaya rehab rumah Rp3,73 miliar
Dengan didampingi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, bantuan tersebut secara simbolis diserahkan kepada Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu di Huntara Asrama Haji Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Ahad.
Hingga kini, terdapat 45 kepala keluarga bertahan di Huntara Asrama Haji Pinangsori sembari menunggu kepastian pembangunan hunian tetap (huntap) di Tapanuli Tengah.
Rombongan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR Titiek Soeharto kemudian meninjau berbagai fasilitas pendukung para pengungsi di huntara, seperti layanan kesehatan, kondisi hunian, tempat ibadah, sarana sanitasi dan kebersihan, dapur umum dan logistik, hingga ketersediaan air bersih.
Baca juga: Baznas RI bangun huntap untuk penyintas bencana di Tapanuli Selatan
Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian Titiek Soeharto, yakni unit mobile water treatment milik Brimob Polda Sumut karena mampu mengolah air sungai, air payau, dan bahkan air laut menjadi air bersih layak konsumsi.
"Pemenuhan air bersih terpantau baik dari pagi hingga sore hari. Kami berterima kasih kepada jajaran Polri, khususnya Brimob atas penyediaan alat penyulingan air ini yang sangat membantu warga," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan duka cita dan keprihatinan atas musibah menimpa masyarakat Tapanuli Tengah.
Pihaknya mengapresiasi sinergi TNI/Polri sejak awal bencana hidrometeorologi yang telah turun langsung membantu warga di berbagai lokasi terdampak di tiga provinsi di Sumatra, akhir November 2025.
"Saya melihat sendiri bagaimana aparat Polri masuk ke lumpur, membantu membersihkan kayu, dan sisa bencana di rumah warga," katanya.
Ia juga berharap, pemerintah dapat segera membangun hunian tetap yang lebih layak bagi para korban bencana tersebut," ujar dia.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pihaknya bersama Komisi IV DPR RI menyalurkan bantuan logistik dalam jumlah besar guna meringankan beban para korban bencana di Sumatra.
"Kurang lebih 16 truk penyaluran bantuan yang kami sasar, baik huntara ini maupun kabupaten lain yang terdampak. Kami kirimkan pakaian, bahan makanan, obat-obatan hingga perlengkapan sekolah seperti buku dan tas untuk anak-anak," katanya.
Selain bantuan logistik, ia juga menyerahkan bantuan material, berupa semen, untuk mendukung proses rekonstruksi pasca-bencana di tiga provinsi di Sumatra.
"Kami juga telah menginstruksikan kepada seluruh personel di lapangan supaya bergerak cepat dan responsif membantu pemulihan kondisi masyarakat terdampak," kata dia.
Baca juga: PKK Nagan Raya beri penyembuhan trauma murid SD di lokasi bencana
Baca juga: 169 KK korban banjir Nagan Raya terima biaya rehab rumah Rp3,73 miliar





