Menlu AS: Trump Lebih Suka Berunding daripada Perangi Iran

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Washington, VIVA – Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, mengatakan bahwa Presiden Donald Trump lebih memilih menyelesaikan masalah dengan Iran melalui negosiasi, termasuk bila pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, ingin menemui Trump.

“Presiden telah mengatakan bahwa pilihannya adalah mencapai kesepakatan dengan Iran. Meskipun itu sangat sulit, dia akan mencoba. Itulah yang sedang kami coba lakukan saat ini,” kata Rubio dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg, Sabtu.

Baca Juga :
Prabowo Panggil Purbaya hingga Airlangga ke Hambalang, Susun Strategi Perundingan Ekonomi RI-AS
AS Siagakan Pesawat Pembom B-2 di Tengah Ketegangan dengan Iran

Rubio mengatakan bahwa antarnegara perlu saling berinteraksi, seraya menegaskan bahwa ia bekerja “di bawah seorang presiden yang bersedia bertemu dengan siapa pun.”

“Saya cukup yakin untuk mengatakan bahwa jika Ayatollah (Ali Khamenei) ingin bertemu dengan Presiden Trump besok, presiden akan menemuinya, bukan karena ia setuju dengan Ayatollah, tetapi karena ia berpikir itulah cara untuk menyelesaikan masalah di dunia,” tambahnya.

Menanggapi pertanyaan tentang pengerahan kapal induk AS kedua ke Timur Tengah, Rubio menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan pernah membiarkan Iran memiliki senjata nuklir, yang menurutnya merupakan ancaman bagi AS, Eropa, kawasan, dan keamanan global.

“Jelas, kami ingin memiliki pasukan di kawasan ini karena Iran telah menunjukkan kemauan dan kemampuan untuk menyerang dan melancarkan serangan terhadap kehadiran Amerika Serikat di kawasan ini,” katanya.

Menlu AS itu menekankan bahwa Washington memiliki pangkalan karena aliansi mereka di kawasan tersebut.

“Iran telah menunjukkan di masa lalu bahwa mereka bersedia menyerang dan/atau mengancam pangkalan kita,” katanya.

Rubio menambahkan bahwa AS harus memiliki “kekuatan tembak yang cukup di kawasan ini untuk memastikan bahwa mereka tidak melakukan kesalahan dan menyerang kita serta memicu sesuatu yang lebih besar.” (Ant)

Baca Juga :
Trump Ancam Kerahkan Kekuatan Besar Jika Dialog dengan Iran Gagal
Respon Pedas Barack Obama Soal Unggahan Video Rasisme Donald Trump
Donald Trump Sebut Netanyahu Harus Diampuni Atas Kasus Korupsinya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tembok Pagar Rumah Roboh Timpa Gedung SMPN 182 Jakarta Selatan | SAPA MALAM
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Pemprov DKI Akan Bangun RS Internasional untuk Kanker dan Jantung di Lahan Sumber Waras
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Kerja Senyap, Dampak Nyata, Bupati Jember Gerakkan Provinsi Percepat Pemulihan Infrastruktur Pasca Banjir
• 16 jam lalurealita.co
thumb
Manis dan Gurihnya Sate “Lalat” Mungil Khas Situbondo
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Anggota DPR Kaisar Tegaskan Profesi Nelayan adalah Fondasi Bangsa
• 7 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.