Kementan Gelontorkan Rp336 Miliar untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana Sumatera

idxchannel.com
15 jam lalu
Cover Berita

Kementan menggelontorkan anggaran Rp336 miliar untuk percepatan rehabilitasi lahan sawah terdampak bencana di Sumatera.

Kementan Gelontorkan Rp336 Miliar untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana Sumatera

IDXChannel - Kementerian Pertanian (Kementan) menggelontorkan anggaran Rp336 miliar untuk percepatan rehabilitasi lahan sawah terdampak bencana di Sumatera.

"Anggaran digunakan untuk memulihkan sawah dengan tingkat kerusakan ringan hingga sedang agar dapat segera kembali berproduksi dan menjaga pasokan pangan daerah," kata Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan Hermanto, Minggu (15/2/2026).

Baca Juga:
Kementan Ajak Anak Muda Masuk Pendidikan Vokasi Pertanian

Dia menambahkan, percepatan rehabilitasi menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga produksi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Harapan ke depan segera merehabilitasi lahan sawah dan memperbaiki irigasi pertanian yang rusak agar dapat dimanfaatkan kembali oleh petani," kata dia.

Baca Juga:
Produktivitas Kentang Kerinci Tembus 18 Ton per Hektare, Kementan Perluas Akses Pasar dan Hilirisas

Dia melanjutkan, kondisi curah hujan yang masih tinggi di sejumlah wilayah menjadi faktor yang terus diantisipasi dalam pelaksanaan program di lapangan.

Berdasarkan prediksi BMKG, curah hujan Januari hingga Maret 2026 masih berada pada intensitas menengah hingga tinggi yang terus diantisipasi agar pelaksanaan rehabilitasi tetap berjalan optimal.

Baca Juga:
Kementan Jamin Pasokan Bawang Merah Stabil hingga Lebaran

Kondisi itu membuat tim teknis harus melakukan penyesuaian strategi penanganan di lapangan.

Baca Juga:
Kementan Siapkan 4 Juta Dosis Vaksin PMK di 2026, Jabar Jadi Prioritas

"Saat ini kita akan melakukan survei ulang di lapangan untuk mengidentifikasi sedimen/ endapan lumpur baru yang ke depan akan mempengaruhi biaya penanganannya seperti pembuangan sedimen di lahan, di saluran irigasi dan lain-lain,” katanya.

Sementara itu, kegiatan rehabilitasi lahan sawah terdampak bencana dialokasikan seluas 9,9 ribu hektare dengan komponen kegiatan konstruksi meliputi pembersihan lahan, perapihan dan perataan tanah.

Selanjutnya pekerjaan tanah dengan galian saluran irigasi, pembuatan pematang dan galian saluran pembuangan/drainase, pengolahan lahan hingga pekerjaan rehabilitasi infrastruktur pendukung lain di tingkat usaha tani.

Program ini dibagi dalam tiga tahap, yaitu penyusunan rancangan teknis, konstruksi, dan olah lahan.

"Saat ini ketiga provinsi masih berproses dalam kontraktual penyusunan dokumen rancangan teknis yang dikerjasamakan dengan sejumlah perguruan tinggi, serta sebagian melakukan revisi anggaran untuk menyesuaikan kebutuhan penanganan di lapangan," katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BNI Jadi Akselerator Pembangunan Nasional, Ini Buktinya!
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Satpol PP Jakarta akan Tingkatkan Operasi Pengawasan Miras Selama Ramadhan
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
TJSL KAI Daop 1 Jakarta Salurkan Pompa Air ke Pemkot Cilegon untuk Dukung Sistem Irigasi Cegah Banjir
• 20 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Polri: Eks Kapolres Bima AKBP Didik Simpan Narkoba untuk Dikonsumsi
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Utang Pemerintah RI Dekati Era Covid, Cek Datanya Dalam 10 Tahun
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.