GenPI.co - Eks Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu menyebut Presiden Prabowo Subianto belum berpikir maju Capres di Pilpres 2029.
Said Didu mengatakan isi pertemuannya dengan Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta, pada akhir Januari 2026 lalu.
Dia mengungkapkan Prabowo Subianto merespons mengenai banyaknya pihak yang mendorongnya untuk menjadi Presiden RI dalam dua periode.
“Dia (Prabowo) bilang, Saya belum berpikir tentang itu (2 periode),” katanya, dikutip dari Youtube Akbar Faizal Uncensored, Senin (16/2).
Said Didu menyampaikan Prabowo Subianto ingin bekerja sebaik-baiknya untuk rakyat, selama masa kepemimpinannya ini.
“Kalau Saya gagal dan rakyat merasa Saya salah, maka Saya siap menerima hukuman dari rakyat,” kata Said Didu menirukan perkataan Prabowo.
Menurut dia, publik sebaiknya tidak memaksa Prabowo Subianto untuk memikirkan pencalonan di Pilpres 2029.
“Jadi maksudnya, jangan ada pihak-pihak yang memaksa beliau. Biarkan dulu bekerja untuk rakyat. Dia (Prabowo) sudah menyatakan itu (belum berpikir),” ucapnya.
Sebelumnya, sejumlah partai politik telah menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto untuk maju Capres di Pilpres 2029.
Partai pimpinan Muhamin Iskandar alias Cak Imin, yaitu PKB menyatakan dukungan Prabowo Subianto 2 periode.
Namun, PKB belum menentukan sosok Cawapres untuk mendampingi Prabowo. Sementara itu, PAN juga mendorong kepemimpinan Prabowo hingga 2034.
Elite PAN Eddy Soeparno juga berkeinginan sosok Cawapres yang mendamping Prabowo Subianto, yakni Zulkifli Hasan alias Zulhas. (*)
Simak video pilihan redaksi berikut ini:





