GenPI.co - Esports sepak bola mulai memasuki era global lewat ekspansi besar-besaran yang dilakukan FIFAe 2026.
Divisi esports resmi dari FIFA itu mengumumkan lebih dari 120 negara akan ambil bagian pada musim kompetisi FIFAe 2026.
Jumlah tersebut mencakup lebih dari setengah asosiasi anggota FIFA di seluruh dunia, yang mana menjadikannya musim terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan FIFAe.
Dilansir dari laman resmi FIFA, Senin (16/2), banyaknya anggota peserta menandai babak baru bagi esports sepak bola berbasis negara.
Jika sebelumnya kompetisi esports kerap terfragmentasi judul gim dan platform, FIFAe kini tampil dengan pendekatan yang lebih inklusif serta terstruktur.
Sistem nasional yang diterapkan memperkuat identitas kompetisi, sekaligus membuka ruang bagi lebih banyak negara bersaing di panggung global.
Pada 2026, FIFAe menetapkan dua judul gim utama lintas platform sebagai pilar kompetisi, yakni Rocket League dan eFootball konsol maupun perangkat mobile.
Strategi tersebut memungkinkan pemain dari berbagai platform tetap berkompetisi mewakili negaranya, sekaligus memperluas jangkauan komunitas esports sepak bola.
Sebagai pelengkap, FIFAe 2026 juga memperkenalkan sistem statistik baru berupa FIFAe World Rankings dan FIFAe Performance Index.
Dua fitur tersebut membuat perjalanan kompetisi esports lebih transparan dan mudah diikuti, sekaligus memperkuat narasi persaingan sepanjang musim.(*)
Simak video menarik berikut:




