Cindy Silviana (37) dinaungi shio Naga. Tiap tahun, mamanya selalu memberi tahu soal keberuntungan shionya. Momen unik pun terjadi dua tahun lalu. Menurut sang mama, shionya lagi jelek kala itu. Ia pun diminta sering-sering mengenakan sesuatu yang berwarna merah.
Cindy mematuhinya. Entah kebetulan atau tidak, kondisi Cindy di tahun itu memang lagi sulit. Dia sempat berhenti bekerja. Upayanya mengubah keadaan dengan mengenakan sesuatu berwarna merah ternyata belum banyak mengubah keadaan. Sejak itu, dia pasrah saja, tak mau lagi menengok keberuntungan shionya.
”Aku enggak mau cek lagi, biarin saja. Soalnya kalau lagi jelek, jadi kepikiran. Pokoknya mau bagus atau jelek, kujalani saja. Kalau mamaku, sih, masih rutin ngecek shio tiap tahun,” katanya, Jumat (13/2/2026).
Tahun 2026 ini beririsan dengan Tahun Kuda Api dalam sistem penanggalan tradisional China. Imlek persisnya akan dimulai bersamaan dengan tanggal 17 Februari 2026. Tahun Kuda Api membawa peruntungan tersendiri bagi tiap shio.
Cindy boleh bernapas lega karena shionya, Naga, tahun ini cukup beruntung. Menurut konsultan feng shui Yulius Fang, shio Naga bersama shio Kambing, Anjing, Kuda, dan Kelinci termasuk yang akan jarang terkena masalah. Orang-orang dengan shio ini akan punya lebih banyak kesempatan baik dalam berbagai urusan. Misalnya saat melamar kerja, pewawancara atau calon bos cenderung tertarik dengan orang-orang dari shio-shio ini.
Sementara itu, shio yang paling banyak mendapat tantangan adalah shio Tikus, disusul Kerbau, Ayam, Kelinci, dan Kuda. Menurut Yulius, tantangan tidak selalu diartikan sesuatu yang merusak. Tantangan juga bisa mendorong untuk naik kelas. ”Jangan terlalu menonjol, tetap lakukan yang terbaik dan bersikap profesional,” pesannya kepada pemilik shio ini.
Adapun shio yang ketiban cuan di Tahun Kuda Api adalah Kelinci, Kuda, Kambing, Kerbau, dan Anjing, dengan catatan diiringi dengan kerja keras. Pendapatannya pun berpotensi naik dua kali lipat. ”Kalau hanya berleha-leha saja, Anda akan kehilangan kesempatan,” katanya.
Selain itu, ada juga sejumlah shio yang netral di Tahun Kuda Api, seperti Macan, Ular, Monyet, dan Babi. Netral di sini berarti kesempatan baik tidak banyak datang, tetapi hal buruk juga jarang terjadi.
Tahun Kuda Api, menurut Yulius, merupakan kombinasi dari api besar dan api kecil. Api besar bersifat panas, hangat, terbuka, to the point, bahagia, dan berjiwa spekulatif. Sementara api kecil kurang stabil, sensitif, serta emosional. Namun, api kecil juga sangat bersosialisasi dan sangat ramah.
Tahun Kuda Api membawa sifat positif, seperti orang merasa lebih bahagia dan lebih merasakan euforia dibanding tahun sebelumnya. Dalam konteks perdagangan saham, contohnya, akan semakin banyak orang ”menggoreng saham”, sekilas terlihat berkilau, tetapi ternyata pepesan kosong.
Karena mengandung energi api besar, Tahun Kuda Api juga membawa dampak negatif. Orang menjadi emosional, tidak sabar, dan terlalu menonjolkan keakuan diri.
”Jadi, ekonomi kita tahun depan akan sangat ada stimulasi, ada hope atau harapan, di mana orang punya semangat yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Cuma, apakah progresnya bagus atau tidak, ini sangat tergantung dari hoki negara dan hoki pemimpin,” jelasnya.
Hoki negara ataupun hoki pemimpin Indonesia di Tahun Kuda Api, menurut Yulius, sama-sama menantang. Devisa negara diperoleh dengan kerja keras. Lini ekspor akan semakin menantang lantaran margin kian tipis.
”Indonesia, kan, salah satu jagoannya adalah mineral. Di Tahun Kuda Api, api membakar logam. Sektor mineral ini akan terkena kompromi hebat. Bisa saja karena kebijakan, kelebihan produksi, atau menurunnya permintaan dari negara tujuan ekspor,” jelasnya.
Di sisi lain, Tahun Kuda Api juga sangat menantang bagi Presiden Prabowo Subianto. Menurut dia, Presiden harus bekerja lebih keras lagi untuk menghadapi tantangan.
”Beliau harus menyelesaikan tantangan ekonomi, bencana alam, atau masalah sosial yang bergejolak di masyarakat. Tuntutan di masyarakat mungkin ada yang belum terpenuhi. Saatnya introspeksi supaya bisa mengakomodasi tuntutan masyarakat,” katanya.
Yulius meminta warga untuk lebih resilien, menerapkan mode bertahan dalam menghadapi ekonomi yang tak pasti, dan jangan terburu-buru. Menurutnya, pada Tahun Kuda Api ada kecenderungan orang tidak sabar, terburu-buru, dan emosional. ”Jika ingin buka usaha baru, tetapi belum punya keahlian atau pengalaman, sebaiknya ditunda dulu,” jelasnya.
Kemudian dari sisi kesehatan, warga diminta untuk mengurangi begadang. Konsumsi gorengan sebaiknya dikurangi, gaya hidup diatur lebih baik. Api besar dalam Tahun Kuda Api menyebabkan ketidakseimbangan elemen api. Dalam tubuh, elemen api ini berhubungan dengan darah, jantung, mata, dan pencernaan.
”Orang yang suka bergadang, makan gorengan, kurang minum air, jarang makan buah-sayur di Tahun Kuda Api akan menjadi problem yang berat,” katanya.
Praktisi Bazi Sari Musdar menambahkan, untuk urusan kesehatan di Tahun Kuda Api, semua shio disarankan untuk waspada terhadap masalah ginjal, kekebalan tubuh (imunitas), dan kesehatan mental.
”Tahun ini sebenarnya enggak terlalu berat. Tapi karena elemen airnya kurang, probabilitas bermasalahnya lebih besar. Makanya, mesti check-up, yang dicek itu ginjal, autoimun, kesehatan mental, lebih ke situ,” kata Sari.
Menurut Sari, pembacaan shio bukanlah harga mati. Setiap orang sebenarnya memiliki empat shio berdasarkan jam, hari, bulan, dan tahun lahir. Meskipun shio tahun sedang kurang bagus, bisa diimbangi dengan shio bulan dan shio hari.
”Selalu ada solusi melalui sistem lain, seperti qimen atau perubahan perilaku dan spiritualitas. Bazi hanyalah blueprint atau potensi. Hasil akhir tetap bergantung pada apakah individu itu melakukan aksi nyata atau tidak, misalnya belajar komunikasi jika tahun ini menuntut seseorang punya kemampuan bicara,” ungkap Sari.
Secara umum, dari kacamata Bazi, ia melihat tahun kuda api diperkirakan sarat dengan energi panas. Kuda memiliki elemen api sehingga pada Tahun Kuda Api, elemen api akan menjadi dominan. Di tahun ini juga tidak terlihat adanya elemen air yang berarti keberuntungan ekonomi tidak terlalu besar.
”Artinya, cuannya kurang. Agak berat untuk yang tidak punya dana cadangan minimal enam bulan atau tidak punya sumber income lain. Harus usaha keras, aktif mencari,” kata Sari.
Kedua, Tahun Kuda Api merupakan bagian awal dari Periode 9 dalam penanggalan China yang bersamaan dengan tahun 2024–2043 dalam penanggalan Masehi. Menurut Sari, fase ini tergolong krusial karena akan menentukan fondasi kesuksesan dalam dua dekade ke depan.
”Kalau seseorang sukses di Tahun Kuda Api, peluang untuk sukses dan bahagia selama Periode 9 juga besar,” ujarnya.
Periode 9 ini juga berelemen api. Elemen ini memiliki banyak lapisan. Tak heran jika berbagai persoalan yang sebelumnya tersembunyi, berpotensi muncul ke permukaan di tahun ini.
”Tahun lalu belum ada apa-apanya. Bakal ada yang lebih besar lagi yang terungkap pada 2026-2027 karena tahun depan Kambing Api. Kasus-kasus lama bisa tiba-tiba muncul lagi,” ungkapnya.
Menurut Sari, pada Tahun Kuda Api, kemungkinan krisis besar tidak akan terjadi. Meski demikian, pemutusan hubungan kerja (PHK) berpotensi masih terus berlangsung, terutama karena pengaruh penerapan akal imitasi (AI) dan otomatisasi.
Untuk menyiasati kondisi ini, ia menyarankan warga untuk mencari pekerjaan sampingan atau mulai membangun personal branding atau pencitraan kepribadian.
”Bisa lewat media sosial karena sekarang attention is the new currency. Konten yang otentik, jujur, dan tetap menunjukkan sisi rapuh akan lebih disukai,” katanya.
Bagi yang sudah di dunia kerja profesional, menurutnya, struktur kerja saat ini berubah. Hubungan antara atasan dan bawahan tidak bisa lagi seperti dulu yang sangat hierarkis.
”Yang atas harus merangkul yang bawah, saling berbagi keberuntungan. Harus berteman juga karena elemen api itu elemen teman. Intinya harus low profile supaya diterima,” tutur Sari.





