TABLOIDBINTANG.COM - Kesibukan di dunia hiburan tak membuat Febby Rastanty meninggalkan gaya hidup sehat. Di tengah jadwal syuting, aktris berusia 30 tahun itu konsisten menekuni olahraga lari sebagai cara menjaga kebugaran sekaligus kewarasan diri.
Saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (15/2), Febby menjelaskan alasannya memilih lari dibanding cabang olahraga lain. Menurut dia, lari menjadi aktivitas paling fleksibel dan nyaman untuk dijadikan bagian dari gaya hidupnya.
“Karena dari semua cabang olahraga yang ada, preferensi sih. Itu yang aku nyaman untuk dijadiin lifestyle. Karena kan aku kegiatannya, pekerjaannya tuh waktunya agak kurang tentu,” kata Febby.
Ia menegaskan, kegemarannya berlari bukan berarti meninggalkan dunia akting yang telah membesarkan namanya. Justru, olahraga tersebut menjadi penyeimbang di tengah ritme kerja industri hiburan yang kerap menyita waktu.
Febby mengakui, fleksibilitas menjadi alasan utama. Dalam kondisi syuting stripping yang bisa berlangsung setiap hari, sulit baginya mengikuti olahraga yang menuntut komitmen waktu dengan orang lain.
“Jadi nggak begitu fleksibel. Maksudnya kalau lagi shooting stripping kan shooting-nya setiap hari. Nah satu-satunya olahraga yang bisa egois, alias sendiri, suka-suka aku ya lari,” ujarnya.
Istri Drajad Djumantara itu menambahkan, lari bisa dilakukan kapan saja, termasuk malam hari dengan bantuan treadmill di rumah. Sementara olahraga lain seperti tenis atau padel mengharuskannya membuat janji dengan rekan bermain.
“Malam bisa di treadmill, itu aku bisa lakukan. Sementara kalau olahraga-olahraga lain, seperti tenis, padel, dan lain-lain itu kan harus janjian,” tambahnya.
Dalam waktu dekat, Febby dijadwalkan ambil bagian dalam ajang Kemala Run 2026 yang akan digelar di Bali. Acara ini diinisiasi oleh Yayasan Kemala Bhayangkari sebagai kegiatan olahraga yang dibalut misi sosial.
Ketua Panitia Kemala Run 2026, Deni Agus Suryo, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut akan berlangsung di Bali United Training Center, Gianyar, Bali, pada 19 April 2026.
"Kemala Run tahun ini kita mengajak semuanya untuk kemanusiaan yang akan diadakan di Bali United Training Center, Gianyar, Bali pada tanggal 19 April 2026," kata Deni.
Mengusung kampanye Charity for Indonesia, ajang ini tidak sekadar mengejar garis finis. Setiap peserta yang terdaftar otomatis berdonasi untuk membantu pemulihan korban bencana alam di berbagai wilayah Indonesia.
"Kemala Run 2026 kami rancang sebagai ruang kebersamaan antara olahraga dan kemanusiaan. Jadi bukan sekadar berlari, tetapi berlari sambil berdonasi. Setiap kilometer yang ditempuh peserta memiliki makna, karena di baliknya ada harapan bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam di berbagai wilayah Indonesia," tutur Deni.




