Reruntuhan Tembok Roboh di SMPN 182 Jakarta Masih Dibersihkan

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Reruntuhan tembok yang roboh ke halaman SMPN 182 Jakarta di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, masih dibersihkan pada Senin (16/2/2026) pagi.

Pengamatan Kompas.com di lokasi pukul 10.00 WIB, tampak tiga alat berat yang mengangkut reruntuhan tembok dari halaman sekolah dan bangunan rumah di sampingnya.

Di pinggir lokasi, kawat-kawat panjang bekas fondasi tembok masih mencuat, sementara jalanan di dalam sekolah dipenuhi pasir bekas tembok yang hancur.

Baca juga: 2 Pria di Jakut Tewas Ditabrak Lari Kendaraan Misterius

Bagian tembok berbahan bebatuan tampak bersandar menutupi saluran air di bawahnya.

Tidak ada aktivitas belajar mengajar yang terlihat pada pagi ini. Petugas berbaju biru dari Dinas Sumber Daya Air dan oranye dari PPSU bergotong royong membersihkan halaman sekolah dari sisa-sisa tembok.

Di samping bangunan sekolah, tampak rumah putih besar tiga lantai yang ditutup seng.

Rumah itu tampak belum selesai dibangun. Bagian jendelanya masih terbuka, dengan temboknya yang mulai kotor akibat tak dirawat.

Kini, area luar rumah dan sekolah telah dipasang garis polisi, sementara warga berkumpul di depan lokasi untuk menyaksikan evakuasi reruntuhan.

Adapun tembok setinggi 5,3 meter ini roboh pada Minggu (15/2/2026) pukul 11.22 WIB.

Baca juga: Emak-emak Tangkap Sendiri Terduga Penipu Travel Umrah di Depan Kantor Polisi Senen

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Aji, mengatakan, tembok tersebut roboh karena struktur tanah yang labil atau berupa tanah urukan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Akibatnya, saluran air dan halaman sekolah tertutup. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena tidak ada aktivitas di sekolah.

Setelah mendapat laporan dari warga, petugas Dinas Sumber Daya Air pun mulai mebersihkan reruntuhan tembok pukul 13.00 WIB.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Family Dash 2026 Jadi Momen Quality Time Keluarga, Intip Keseruannya Yuk Beauty!
• 23 jam laluherstory.co.id
thumb
Polres Bogor Berlakukan One Way di Jalur Puncak, 64.000 Kendaraan Melintas Saat Libur Imlek
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Geger Penembakan di Rumah Anggota DPRD Jateng di Pekalongan, Bagaimana Kronologinya?
• 3 jam lalukompas.id
thumb
TP-PKK Nagan Raya Gelar Trauma Healing untuk 309 Siswa Korban Banjir Bandang di Beutong Ateuh
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Ribuan Jamaah Padati Masjid Al-A’zhom Saksikan Cahaya Hati iNews
• 20 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.