Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan optimisme terhadap prospek ekonomi nasional dan dampaknya bagi generasi muda.
Di hadapan wisudawan Universitas Indonesia (UI), Bendahara Negara itu menegaskan kondisi ekonomi yang membaik bakal membuka peluang kerja lebih luas di masa depan.
"Ke depan, Anda akan lebih mudah cari kerjaan dibanding sebelum-sebelumnya," ucap Purbaya dalam acara Wisuda Universitas Indonesia Program Sarjana dan Vokasi Semester Gasal 2025/2026, di Balairung UI, Sabtu (14/2), dikutip Senin (16/2).
Menurut Purbaya, indikator moneter base money mencapai 10 persen menunjukkan penguatan yang bisa mendorong aktivitas ekonomi.
"Sekarang pertumbuhan base money di perekonomian itu di atas 10 persen, double digit, yang bisa membuat kredit tumbuh double juga, yang artinya ekonomi kita akan membaik ke depan," jelasnya.
Purbaya menyinggung kekhawatiran sebelumnya ketika ekonomi nasional sempat melambat, namun menilai situasi kini telah berbalik arah.
"Sekarang kita balik pertumbuhan sudah sekarang di atas 5 persen di atas 5 persen, 5,4 persen kira-kira mungkin untuk sebagian fakultas teknik enggak ngerti itu apa artinya itu ke depan akan lebih bagus lagi, dan yang paling penting adalah lapangan pekerjaan akan terbuka," ujar Purbaya.
Katanya, momentum ini merupakan hasil kebijakan yang diarahkan pada percepatan pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Purbaya memperkirakan ekonomi nasional bakal terus menguat dalam beberapa tahun mendatang. Dia menyebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini bakal tembus 6 persen.
"Ekonomi kita akan tumbuh lebih cepat. Tahun ini mungkin mendekati 6 persen, tahun depan di atas 6 persen sampai akhirnya mendekati 8 persen yang seperti yang dijanjikan," tuturnya.
Lebih lanjut, dia mengaitkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dengan visi pembangunan nasional jangka panjang. "Artinya apa? Kita sedang betul-betul menuju arah Indonesia emas. Jadi, Anda enggak usah takut dengan masa depan Anda," terang Purbaya.





