Juru Masak Makan Bergizi Gratis di Lampung Dilatih MasterChef Norman Ismail

suara.com
2 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Norman Ismail latih lima puluh juru masak gizi gratis di Lampung.
  • Kemenekraf gelar pelatihan Masamo tingkatkan kualitas dapur Makan Bergizi Gratis Lampung.
  • Juru masak Lampung pelajari standar keamanan pangan demi sukseskan program nasional.

Suara.com - Sejumlah juru masak program Makan Bergizi Gratis atau MBG di Lampung mendapatkan pelatihan kuliner langsung dari juri MasterChef Indonesia, Norman Ismail. Pelatihan ini merupakan bagian dari kegiatan 'Masak Bersama Master Chef' (Masamo) yang didukung penuh oleh Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf).

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menjelaskan bahwa kegiatan Masamo merupakan bentuk kolaborasi antara Kemenekraf, Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kota Metro, Badan Gizi Nasional (BGN), serta para pengelola dan juru masak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi/SPPG.

“Sebanyak 50 juru masak SPPG mengikuti pelatihan intensif yang dirancang untuk meningkatkan standar profesionalisme serta kualitas layanan dapur MBG,” ujar Riefky saat membuka kegiatan di SPPG Rajabasa 3, Lampung, Senin (16/2/2026).

Materi pelatihan tersebut mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari keamanan pangan, kebersihan personal (personal hygiene), pengelolaan bahan baku, penyimpanan makanan matang, hingga penerapan prinsip Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP). Selain itu, para peserta juga dibekali teknik memasak sehat dan optimalisasi pengelolaan dapur komunitas.

Riefky menambahkan bahwa program Masamo merupakan strategi konkret untuk meningkatkan kapasitas SDM di dapur SPPG. Melalui pendampingan langsung dari pakar kuliner, pemerintah ingin memastikan kualitas, variasi menu, standar kebersihan, serta kandungan gizi dan protein tetap sesuai dengan ketentuan Badan Gizi Nasional.

“Melalui Masamo, kita memperkuat SDM dapur MBG sekaligus mendorong keterlibatan industri kreatif dalam peningkatan standar kuliner nasional yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.

Lampung dipilih sebagai daerah pertama pelaksanaan kegiatan ini karena dinilai memiliki potensi besar pada sektor kuliner, fesyen, kriya, dan konten digital. Menurut Riefky, Lampung menjadi percontohan sinergi lintas pihak dalam mendukung program nasional sekaligus menggerakkan ekonomi lokal, khususnya di sektor pertanian, peternakan, serta perdagangan yang terlibat dalam rantai pasok program MBG.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Satu-satunya Tugas Rumah Tangga yang Banyak Dilakukan Ayah: Buang Sampah
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Kecelakaan Bus Wisata dan Truk di Tol Cipali, Sopir Tewas Puluhan Penumpang Luka-Luka
• 1 jam lalurctiplus.com
thumb
Kuyank: Saranjana the Prequel Tembus 700 Ribu Penonton, Kafir: Gerbang Sukma Lampaui Penerbangan Terakhir
• 14 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Kata Pengamat soal Komitmen Pemberantasan Korupsi Prabowo dan Gibran
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Begini Prediksi Awal Ramadan 2026 di Berbagai Negara, Mayoritas 19 Februari
• 21 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.