Layaknya Liga di Eropa, Hydroplus Soccer League Juga Punya Bursa Transfer

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Ada yang menarik dari musim perdana Hydroplus Soccer League (HPSL). Di tengah musim kompetisi, liga sepak bola wanita besutan Hydroplus & Bakti Olahraga Djarum Foundation itu membuka jendela transfer pemain.

Layaknya kompetisi di Eropa, jendela transfer ini berlangsung pada jeda antara putaran pertama dan kedua, tepatnya pada Januari 2026 kemarin. Ada waktu selama dua pekan bagi tim untuk melakukan geliat transfer di periode tersebut.

Di bursa transfer perdana musim 2025/26 ini, langsung ada dua aktivitas transfer pemain. Itu terjadi di Arema FC Women dari Regional Surabaya yang merekrut dua pemain sekaligus dari Sumatera Utara.

"Ini yang cukup menggembirakan juga bahwa animo pemain-pemain putri, termasuk yang di luar Liga Hydroplus, itu ada beberapa pemain, yang pemain baru yang masuk ke Liga Hydroplus," kata Teddy Tjahjono, Program Director Hydroplus Soccer League kepada kumparanBOLANITA, Sabtu (14/2).

"Seperti misalnya ada dua pemain eks dari tim All-Star Piala Pertiwi asal Sumatera Utara. Jadi ada Fadilla dan Nurmalisa dari Medan. Termasuk dengan transfer fee juga, meskipun mungkin angkanya masih kecil. Tapi ini menunjukkan pertanda yang baik untuk perkembangan industri sepak bola putri dan Liga Hydroplus," sambungnya.

Lantas, bagaimana teknis transfer pemain di Hydroplus Soccer League? Selayaknya bursa transfer di kompetisi profesional, klub diwajibkan untuk memenuhi persyaratan yang ditetapkan penyelenggara. Jika syarat terpenuhi, klub bisa melakukan registrasi pemain baru tersebut untuk mengarungi lanjutan kompetisi.

"Jadi kita ada jeda buat pendaftaran itu selama dua pekan. Jadi pemain di klub-klub diwajibkan untuk mendaftar dengan persyaratan yang sudah kita tentukan. Kemudian ya sudah mereka bisa bermain di putaran kedua," lanjut Teddy Tjahjono.

Bakal Ada HPSL All Star

Selain bursa transfer, musim perdana Hydroplus Soccer League juga bakal lebih berwarna dengan kehadiran HPSL All Stars. Ini merupakan event pasca-kompetisi yang akan mempertemukan delapan tim terbaik dari empat regional HPSL 2025/26.

Hydroplus Soccer League All Stars ini akan dihelat di Kudus, Jawa Tengah pada Juli 2026 mendatang.

"Jadi akan ada delapan tim untuk bisa bermain di Hydroplus Soccer League All-Stars di Kudus. Di mana juga ada ketentuan juga di masing-masing regional, peringkat satu dan peringkat dua berhak untuk memilih pemain atau roster yang ada di Hydroplus Soccer League liga di regionalnya," ujar Teddy.

Dengan kebijakan ini, para pemain berkualitas yang bermain di luar dua tim terbaik tetap punya kesempatan tampil di All-Stars. Hal tersebut diharapkan bisa memicu semangat para peserta, tak hanya mereka yang bermain di tim-tim dengan komposisi atau performa bagus.

"Jadi mereka punya dua atau tiga roster yang bisa diambil dari liga di tempat mereka bermain," tandasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tak Sekadar Bersih-bersih, Ritual Rupang di Vihara Pasar Rebo Penuh Makna Spiritual
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Podium MI: Bahlil Melawan Abuleke
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Geger! Suami Anggota DPRD Jateng Ditembak Orang Tak Dikenal di Pekalongan | SAPA PAGI
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Bamsoet Sebut Politik Akal Sehat Kunci Stabilitas dan Rekonsiliasi Bangsa
• 6 jam laludetik.com
thumb
Krisis Pendidikan: Saat Influencer Media Sosial Menggeser Otoritas Guru
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.