Grid.ID – Mom Uung sukses menggelar Kajian 2026 bertajuk “Di Balik Lelahmu, Ada Allah yang Tak Pernah Tinggalkanmu” di The Krakatau Grand Ballroom, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, pada Sabtu (14/2/2025).
Acara ini dihadiri sekitar 1.000 peserta, termasuk 200 pasangan suami-istri, sekaligus menjadi kajian keluarga pionir yang menyoroti pentingnya peran “Papa ASI” di Indonesia.
Kajian ini menghadirkan Ustadz Maulana sebagai penceramah utama, bersama Uung Victoria Finky selaku founder Mom Uung. Turut hadir para mommy-fluencer seperti Kayes dan suaminya Eldin Rahadian, Shabrina Adfi dan Stanley, Fanny Kondoh bersama putranya Kazuki, serta Bunda Ule, pejuang garis dua.
Melalui kajian ini, Mom Uung berupaya menguatkan para ibu menyusui, ibu hamil, hingga “pejuang garis dua”. Pesan utamanya adalah menyusui bukan sekadar proses biologis, melainkan ibadah mulia yang setiap tetesnya bernilai pahala jariyah.
Dalam ceramahnya, Ustadz Maulana menekankan bahwa perintah menyusui tertuang dalam Al-Quran, yaitu Q. Al-Baqarah ayat 233 sebagai bentuk penghormatan bagi ibu.
“Allah menyebut ibu menyusui sebagai Al-Walidāt, sebuah penghormatan luar biasa. Di balik rasa lelah dan kantuk saat menyusui atau memompa ASI, ada pahala sedekah yang mengalir di setiap tetesnya. Ini adalah investasi akhirat sekaligus pondasi spiritual bagi anak agar tumbuh jadi generasi yang saleh dan salehah,” tutur Ustadz Maulana dalam keterangan resmi, Senin (16/2/205).
Ustadz Maulana juga mengingatkan pentingnya dukungan suami bagi istri yang sedang menyusui.
“Menyusui adalah kerja sama keluarga. Suami yang memuliakan dan membantu istrinya di masa menyusui akan mendapatkan bagian pahala yang sama besarnya. Pernikahan adalah tentang saling menguatkan di saat pasangan merasa lemah,” tambahnya.
Menambahkan pernyataan Ustadz Maulana, founder dan konselor menyusui Mom Uung sekaligus seorang ibu, Uung Victoria Finky memahami betul bahwa tantangan menyusui tidak berhenti di bulan-bulan pertama saja. Karena itu, Mom Uung fokus mendampingi ibu secara total.
“Acara hari ini adalah bentuk apresiasi tulus dari Mom Uung untuk seluruh Mommy hebat yang hadir di sini maupun di luar sana. Kami tahu perjuangan menyusui itu nggak mudah, makanya kami ingin Mommy merasa diapresiasi dan enggak sendirian,” ujarnya.
“Di Mom Uung, kami punya layanan konsultasi gratis 24 jam. Jadi, kapan pun Mommy bingung atau butuh teman cerita, tim kami selalu siaga. Karena buat aku, menjaga mental Mommy tetap tenang itu sama pentingnya dengan menjaga kualitas ASI,” tambah Uung.
Ia pun menambahkan sedikit tips praktis bagi ibu yang sering merasa lapar di malam hari.
“Ibu menyusui itu mudah lapar. Aku pribadi kalau butuh energi tambahan suka minum Susu Mylkflow karena praktis dan tinggi protein. Tapi yang paling utama adalah semangat Mommy dan perasaan bahagia saat memberikan yang terbaik buat si Kecil,” tambahnya.
Kayes, yang hadir bersama sang suami, Eldin Rahadian, serta putranya Elzhard yang kini berusia satu tahun, turut mengamini pentingnya dukungan mental dan nutrisi selama menyusui.
Ia berbagi bahwa menjaga keseimbangan antara asupan yang tepat dan hati yang tenang menjadi kunci agar tumbuh kembang anak optimal tanpa membuat ibu merasa tertekan.
Acara kajian ini juga menghadirkan berbagai aktivasi reflektif untuk para peserta. Ada sesi “Dengarkan Pesan Cinta”, yaitu sesi refleksi menggunakan headphone berisi ayat Al-Quran dan pesan penguat hati, dan sesi membaca “Surat Cinta Dari-Nya”, yaitu pesan afirmasi dari hadits yang dapat diambil sesuai suasana hati.
Peserta juga diajak masuk ke ruang personal melalui sesi bertajuk “Halo, Ini Aku”, yaitu bilik telepon privat bagi ibu untuk menyalurkan emosi dan berbicara jujur pada diri sendiri. Selain itu, Mom Uung turut menayangkan teaser mini series karya visual terbarunya yang didedikasikan untuk menggambarkan perjuangan para ibu.
Melalui Kajian 2026, Mom Uung berharap setiap ibu pulang dengan perasaan yang lebih lapang, merasa dicintai oleh Sang Pencipta, dan semakin percaya diri dalam menjalankan peran mulianya.
Artikel Asli




