GP Ansor Panen Padi Organik dan Tanam 3.000 Pohon Kelapa untuk Dukung Ketahanan Pangan di Blora

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Gerakan Pemuda Ansor memanen padi organik sekaligus menanam 3.000 pohon kelapa di Blora, Jawa Tengah, sebagai langkah menopang ketahanan pangan nasional dan mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin menyatakan, "Ini komitmen GP Ansor secara organisasi untuk menopang program ketahanan pangan nasional," dalam keterangannya di Jakarta.

Addin menjelaskan salah satu program kerja Ansor adalah kedaulatan ekonomi di mana produktivitas kader di bidang pangan seperti pertanian dapat berdampak pada peningkatan aktivitas ekonomi warga.

Nilai Tambah dan Filosofi Kelapa

Terkait penanaman kelapa, Addin berharap hasilnya tidak hanya berupa satu produk tetapi juga mencakup pengelolaan daging kelapa, serabut kelapa, dan batok kelapa.

Ia menyampaikan, "Jika ini dilakukan, akan menambah nilai kemanfaatan yang begitu besar bagi masyarakat daerah dan tentunya menciptakan lapangan pekerjaan," ungkapnya.

Addin menilai kelapa memiliki filosofi kuat karena berakar kuat meski di tanah pasir, menjulang tinggi tanpa lupa akar, lentur tak mudah patah, seluruh bagiannya bermanfaat, dan berbuah di puncak kesabaran.

Ia menegaskan, "Begitu pula ber-Ansor, tetap kokoh, tetap bermanfaat, tetap rendah hati meski tinggi menjulang," ujarnya.

Dukungan Pemkab dan Pengembangan Lahan

Bupati Blora Arief Rohman mengapresiasi dan mendukung keterlibatan GP Ansor di bidang pertanian serta meminta agar aktivitas pertanian diperluas.

Arief menyatakan, "Kami siap bersinergi dengan GP Ansor di bidang pengembangan pertanian organik, pertanian modern, termasuk juga kalau bisa diperluas komoditasnya, dari padi menjadi buah, kelapa dan pangan lainnya," katanya.

Ketua PC GP Ansor Blora M Yusuf Ahsin Saqo menyebut penanaman 3.000 kelapa dilakukan karena Blora dahulu merupakan sentra kelapa.

Ia mengatakan, "Blora dulu menjadi sentra kelapa, dan hari ini kita ingin mewujudkan itu kembali. Ke depan yang perlu dilakukan adalah penambahan demplot lahan dan dukungan kader-kader untuk memperluas penjualan, termasuk kreatif dalam pengemasan sehingga hasilnya bisa lebih maksimal," ungkapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kumpulan Info Mudik Gratis 2026, Lengkap dengan Jadwal, Syarat, dan Cara Daftar
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Pendapatan Susut, HAIS Siapkan Strategi Adaptif Hadapi Tantangan 2026
• 8 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
India, Jepang, dan RI Latihan Militer Trilateral di Laut Andaman
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Sekjen Golkar Bantah Jokowi soal Inisiasi Revisi UU KPK: Bukan Hanya DPR, Pemerintah Juga Terlibat
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Rekomendasi Face Wash hingga Sampo di Promo Tengah Bulan Cuan, Cek di Blibli
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.