7 Koper Milik Wisatawan Thailand Hilang Saat Wisata ke Gunung Bromo

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Sebanyak 7 koper milik wisatawan asal Thailand raib digondol maling saat berwisata di Gunung Bromo. Peristiwa itu terjadi saat mobil rombongan wisatawan itu terparkir di Pendopo Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Minggu (15/2).

Insiden tersebut bermula saat rombongan diantar menuju Gunung Bromo menggunakan minibus Toyota Hiace. Sesampainya di area pendopo pemberhentian bus, sopir dan wisatawan turun sejenak. Sementara, koper mereka disimpan di dalam mobil dalam keadaan terkunci.

Saat kembali ke mobil, pintu kendaraan yang sebelumnya terkunci terasa sulit untuk dibuka.

"Saat dibuka, kondisi di dalam sudah berantakan. Koper yang semula tersusun rapi sudah acak-acakan. Setelah dicek, tujuh koper hilang," kata salah seorang agen travel yang mengantar turis, Jhonni, Senin (16/2).

Para turis itu awalnya sempat menuding pihak travel sebagai pelaku karena tidak ada kerusakan yang signifikan di kendaraan. Namun, tuduhan itu berubah setelah GPS salah satu koper terdeteksi.

"Titik terakhir terdeteksi di Jalan Bogowonto, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo," ucapnya.

Para rombongan bersama pihak kepolisian langsung menuju lokasi GPS itu yang merujuk ke salah satu rumah warga.

Akan tetapi, saat digeledah, tidak ditemukan koper para turis itu. Sinyal GPS dari koper itu juga hilang.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Probolinggo, AKP I Made Kembar Mertadana, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan kehilangan 7 koper milik turis Tailan tersebut.

"Laporan sudah kami terima. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menangani kasus ini," kata Made.

Made menyampaikan, pihaknya kini masih menyelidiki mulai dari olah TKP, pemeriksaan para saksi dan penelusuran rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Adapun barang berharga yang dilaporkan raib mulai dari satu tas merah milik Kanthuma Puk berisi make up, pakaian, serta dompet dengan uang tunai sebesar Rp 3.251.046.

Tas hitam-merah milik Chinnapat Jadcharoen. Di dalamnya terdapat kamera Ricoh GR IV senilai Rp 26.550.209, satu unit iPhone 13 Pro, pakaian, serta earphones.

Lalu, backpack hitam milik Ananya Seeda berisi iPad Air 5, Redmi Note 15, serta pakaian. Dua tas, masing-masing warna kuning dan hitam, milik Naowarat dan Sawatphiphatphon yang berisi pakaian turut hilang. Satu backpack hitam milik Chanidapa Pavichievac yang berisi pakaian juga hilang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DNA Origami Berpotensi Jadi Kunci Vaksin HIV
• 20 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Prabowo Terbang ke AS Bahas Tarif, Isu Industrialisasi Nasional Harus Diutamakan
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Belum Kantongi Menit Bermain Bareng Ajax, Timnas Indonesia Butuh Maarten Paes untuk Menangkan FIFA Series 2026
• 11 jam lalubola.com
thumb
724.965 Tiket Kereta Api Terjual di Libur Panjang Tahun Baru Imlek 2026 
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Mencari Cuan di Tahun Kuda Api 2026, Saham-Saham Ini Bisa Jadi Jagoan
• 10 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.