Menko Cak Imin: 106 Ribu BPJS PBI Penyakit Katastropik Sudah Aktif Lagi

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator (Menko) bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan sebanyak 106 ribu BPJS Kesehatan segmen penerima bantuan iuran (PBI) dengan penyakit katastropik sudah aktif lagi.

"Dari seluruh penerima bantuan ini, insyaallah yang mengalami gangguan kesehatan katastropik sekitar 106.000-an orang sudah aktif lagi," kata Cak Imin dalam konferensi pers, Senin, 16 Februari 2026.

Baca Juga :
Menko Cak Imin: Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan Capai 152 Juta Orang
Mensos Gus Ipul: 40 Ribu Peserta PBI JKN Sudah Ajukan Reaktivasi

Cak Imin mengakui bahwa masih ada peserta BPJS PBI yang dinonaktifkan kepesertaannya. Dia menyebut, ada alasan di balik penonaktifan tersebut.

"Masih ada yang dinonaktifkan, ini harus ada penjelasan bahwa penonaktifan itu karena masih ada yang tidak berhak menerima karena sudah maju atau sudah ekonominya meningkat," tutur dia.

Penonaktifan tersebut kata Cak Imin dilakukan agar penerima bantuan iuran tepat sasaran.

"Sehingga dinonaktifkan dalam kerangka agar penerima bantuan iuran ini tepat sasaran, yaitu penerima bantuan iuran pada desil 1 sampai 5," pungkas Cak Imin.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Koordinator (Menko) bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan sudah mencapai 52 persen dari total penduduk di Indonesia.

Cak Imin menuturkan, ada 100 juta peserta BPJS Kesehatan dicover oleh pemerintah pusat. Kemudian, ada sekitar 50 juta peserta yang dicover pemerintah daerah melalui PBI.

"Sampai hari ini jumlah yang menerima bantuan iuran untuk BPJS Kesehatan ini sudah 52% dari seluruh penduduk kita, yaitu di angka sekitar 152 juta yang mendapatkan bantuan iuran BPJS Kesehatan," kata Cak Imin.

"Pemerintah pusat hampir 100 jutaan, pemerintah daerah melalui PBI daerah sekitar 50-an juta," sambungnya.

Baca Juga :
Kemenkeu Bantah BPJS Kesehatan Punya Utang Iuran: Cuma Klaim RS Tertahan
BPJS Kesehatan Angkat Bicara soal Utang Iuran Rp 26,47 Triliun
Wali Kota Denpasar Minta Maaf dan Klarifikasi usai Sebut Penonaktifan BPJS Kesehatan PBI Perintah Presiden

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ramalan Zodiak Besok, 17 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Napoli vs AS Roma Imbang, Donyell Malen Tajam Banget
• 15 jam lalugenpi.co
thumb
Perketat Manajemen Risiko Trading Derivatif Kripto, Lima Fitur Diluncurkan
• 2 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Perempuan Muda di Balikpapan Luka Bakar, Diduga Disiram Orang Tua Angkat Pakai Air Panas
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Ilusi Keterikatan Birokrasi: Risiko Stagnasi Talenta ASN
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.