Jakarta, VIVA – Upaya pencegahan tawuran di Ibu Kota kembali membuahkan hasil. Tim Satgas Anti Tawuran dari Brimob Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Timur menggagalkan potensi bentrokan di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, pada Senin dini hari, 16 Februari 2026.
Dalam patroli rutin yang digelar dalam rangka Operasi Anti Tawuran 2026, petugas mendapati sekelompok pemuda tengah berkumpul. Saat dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan empat bilah senjata tajam (sajam) yang diduga akan digunakan untuk aksi kekerasan.
Lima pemuda langsung diamankan ke kantor polisi guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi mendalami dugaan rencana tawuran serta asal-usul senjata tajam tersebut.
Komitmen aparat dalam meredam aksi tawuran ditegaskan langsung oleh Dansat (Komandan Satuan) Brimob Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Henik Maryanto. Ia menyebut patroli yang dilakukan merupakan bagian dari program Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Asep Edi Suheri yang bertajuk Jaga Jakarta.
“Patroli kami laksanakan secara rutin dan terukur sebagai langkah pencegahan agar potensi gangguan kamtibmas bisa dicegah sejak dini,” ujarnya.
Operasi ini sekaligus menjadi sinyal tegas bahwa aparat tak akan memberi ruang bagi aksi kekerasan jalanan yang kerap meresahkan warga, khususnya pada jam-jam rawan.
Selain penindakan, Polri juga mengajak masyarakat ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Warga diminta segera melapor jika menemukan potensi gangguan kamtibmas melalui layanan Call Center 110 yang siaga 24 jam.
Dengan langkah preventif dan kolaborasi bersama masyarakat, polisi berharap angka tawuran di wilayah Jakarta Timur bisa ditekan dan situasi keamanan tetap kondusif.





