Polda Metro Jaya melaksanakan pengamanan perayaan Imlek yang jatuh pada Selasa (17/2). Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup di sejumlah tempat ibadah serta lokasi perayaan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan, pengamanan tidak hanya difokuskan pada vihara dan klenteng, tetapi juga mencakup wilayah rawan serta pusat keramaian.
“Dalam rangka pengamanan perayaan Imlek tahun ini, Polda Metro Jaya melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup di sejumlah tempat ibadah serta lokasi perayaan, disertai peningkatan patroli di wilayah rawan, pusat keramaian, dan jalur menuju vihara maupun klenteng,” ujar Budi saat dikonfirmasi, Senin (16/2).
Selain pengamanan di lokasi ibadah, Polda Metro Jaya juga menggelar apel kesiapsiagaan personel dan melakukan sterilisasi sebelum pelaksanaan ibadah dimulai.
“Selain itu, Polda Metro Jaya menggelar apel kesiapsiagaan personel, melakukan sterilisasi lokasi sebelum pelaksanaan ibadah, melaksanakan pengaturan lalu lintas, serta memperkuat koordinasi dengan pengurus tempat ibadah dan instansi terkait,” jelasnya.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, sebanyak 155 personel dikerahkan guna membantu pengamanan yang dilakukan oleh Polres dan Polsek jajaran.
“Untuk mendukung kegiatan tersebut, Polda Metro Jaya mengerahkan 155 personel, terdiri atas 1 SSK Dit Samapta sebanyak 75 personel dan 1 SSK Satbrimob sebanyak 80 personel, untuk membantu pengamanan lokasi yang dilakukan oleh Polres dan Polsek jajaran,” ujarnya.





