Ribuan Personel TNI AD Dikerahkan, Pemulihan Pascabanjir di Aceh Dikebut

tvrinews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Aceh

Ribuan personel TNI Angkatan Darat (TNI AD) terus bergerak membantu pemulihan wilayah terdampak banjir di Provinsi Aceh setiap hari. 

Mulai dari pembersihan lumpur yang menutup fasilitas umum hingga renovasi sekolah dan perumahan guru, para prajurit bekerja agar aktivitas masyarakat segera kembali normal.

Personel TNI melakukan pembersihan material banjir yang menutupi berbagai fasilitas umum, seperti kantor pemerintahan, tempat ibadah, sekolah, pondok pesantren, rumah sakit atau puskesmas, hingga jalan desa.

Pembersihan lumpur dilakukan secara intensif di sejumlah lokasi. Di Balai Pengajian Tengku Nyak Hakim, Desa Meunasah Raya, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, tiga personel TNI terlihat membersihkan lumpur pekat menggunakan sekop dan gerobak dorong. 

Lumpur sisa banjir yang masih basah dan melekat membuat proses pengerjaan cukup berat, namun tetap dilakukan secara gotong royong.

Kegiatan serupa berlangsung di berbagai fasilitas pendidikan. Personel TNI membersihkan halaman SMKN 1 Peusangan di Kabupaten Bireuen serta parit Pustu kesehatan di Peusangan Selatan. Endapan lumpur juga dibersihkan di SMPN 16 Takengon, yang sebelumnya terdampak genangan.

Selain pembersihan, TNI turut melakukan pengecatan dan renovasi fasilitas pendidikan. Pengecatan pintu kelas dilakukan di SD Rantau Panjang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.

Renovasi juga dilaksanakan di SD Negeri Gelanggang Merak, Kecamatan Manyak Payed, serta perumahan guru SD Negeri Rantau Panjang. Personel TNI mengecat bangunan sekaligus menata halaman dengan tanaman hijau agar kembali asri.

Pengecatan bernuansa Merah Putih dilakukan di sejumlah sekolah, antara lain TK Negeri 1 Dabun Gelang di Blangkejeren, MIN 1 Blangkejeren, serta TK Negeri Kutapanjang. 

Langkah ini bertujuan mengembalikan kenyamanan ruang belajar sekaligus membangkitkan semangat siswa setelah terdampak bencana.

Tidak hanya itu, personel TNI juga membantu pembuatan meja dan kursi kayu bagi siswa di SDN 1 Kuala Simpang agar kegiatan belajar mengajar dapat segera berjalan dengan fasilitas yang memadai.

Di sektor infrastruktur desa, alat berat dikerahkan untuk mempercepat pembersihan jalan yang tertutup lumpur dalam volume besar. 

Eskavator digunakan di Desa Suka Makmur, Kecamatan Kejuruan Muda, Dusun Al-Ikhsan di Kecamatan Rantau, serta kawasan sekitar SDN 1 Kuala Simpang dan Kampung Landung.

Rangkaian kerja tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan wilayah terdampak banjir di Aceh, sekaligus memastikan masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Libur Imlek, Jalan Sudirman-Thamrin Lengang
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Upaya BPKH Membangun Kedaulatan Ekonomi Haji Indonesia
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Brimob Gagalkan Tawuran Dini Hari di Ciracas, 4 Sajam Diamankan
• 4 jam laludisway.id
thumb
Dua Anggota Satpol PP Kubu Raya Dipecat Secara Tidak Hormat, Ini Kasusnya
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
Khofifah Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Surabaya Jelang Ramadhan
• 13 jam lalumatamata.com
Berhasil disimpan.