TABLOIDBINTANG.COM - Pagi yang seharusnya tenang berubah jadi mimpi buruk bagi Khansa. Usai menerima laporan dari Bi Ijah, Rara tanpa ampun meluapkan amarahnya.
Di hadapan Hutami dan Yuda yang menyaksikan lewat video call, Rara tega menyiram Khansa dengan seember air es saat perempuan malang itu tengah bersujud memohon ampun.
Dalam kondisi demam dan tubuh menggigil, Khansa tetap dipaksa mengepel lantai hingga nyaris tumbang.
Yuda terlihat puas menyaksikan penderitaan tersebut. Namun berbeda dengan Yuda, hati Hutami justru terasa perih. Meski berusaha menepisnya, ada getaran rasa bersalah yang muncul saat melihat Khansa tersiksa.
Sementara itu, kejutan besar datang dari Emran. Ia mendatangi rumah Darto dengan membawa Bang Jago, preman bayaran yang selama ini menjadi kaki tangan Darto, dalam kondisi terikat di bagasi mobil.
Di depan Elva dan Monika, Emran tanpa ragu membongkar kenyataan mengejutkan: Darto adalah dalang di balik percobaan pembunuhan terhadap Khansa. Fakta ini sontak mengguncang semua yang ada di sana.
Di sisi lain, Hutami kembali menyambangi rel kereta api, tempat penuh kenangan pahit 25 tahun silam ketika ia meninggalkan bayinya.
Pertemuan dengan Kepala Desa setempat membuka secercah harapan. Ia mendapat informasi penting bahwa Rianti pernah datang enam tahun lalu untuk menjual tanah demi membiayai kuliah anaknya di Jakarta.
Petunjuk ini menjadi titik terang dalam pencarian panjang Hutami.
Mengetahui kebenaran tentang Darto, Fathan bergerak cepat. Ia menghubungi Khansa dan mengajaknya melapor ke polisi agar keadilan ditegakkan.
Namun kondisi mental Khansa sudah terlanjur rapuh. Dengan hati hancur, ia justru meminta Fathan menjauh darinya dan tetap melanjutkan rencana menikahi Monika.




