jpnn.com, AGAM - Puluhan personel TNI mempercepat pengerjaan Jembatan Armco di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Jembatan ini merupakan akses vital menuju Museum Kelahiran Buya Hamka yang sebelumnya terputus akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor.
BACA JUGA: Hujan Deras di Agam, 20 Rumah Terendam Banjir, Jalan Provinsi Tertutup Longsor
"Jembatan Armco ini sudah kita kerjakan sejak dua minggu terakhir dan ditargetkan rampung dalam kurun waktu tiga minggu," kata Komandan Regu Pembangunan Jembatan Armco Serda Muhammad Ikhsan Andrean Nasution di Kabupaten Agam, Senin.
Untuk membuka akses jalan yang terputus akibat dihantam banjir bandang dan tanah longsor tersebut, TNI mengerahkan puluhan personel yang berasal dari Yonif TP 897 Singgalang, Detasemen Zeni Tempur 2/Prasada Sakti, dan Komando Distrik 0304 Agam.
BACA JUGA: Diterjang Banjir, Jalan Provinsi Penghubung Agam-Limapuluh Kota Putus
Serda Ikhsan merinci Yonif TP 897 Singgalang menurunkan 29 personel, lima anggota TNI dari kesatuan Detasemen Zeni Tempur 2/Prasada Sakti, dan selebihnya dari Kodim 0304 Agam.
Dalam pengerjaan itu TNI AD mengerahkan satu unit alat berat berupa ekskavator dan dua dump truk serta beberapa alat pendukung lainnya. Setiap harinya personel TNI bekerja mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB.
BACA JUGA: 40 Rumah Terdampak Banjir Bandang di Maninjau Agam
"Bahkan, personel di sini lembur kerja hingga pukul 23.00 WIB untuk mempercepat pengerjaan jembatan ini," kata dia.
Ia mengatakan pascabanjir bandang yang melanda Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, akses jalan dari Maninjau menuju Museum Buya HAMKA dan sekitarnya putus total. Bahkan, di awal-awal kejadian bencana pemerintah melalui Basarnas dan instansi terkait menyalurkan bantuan melalui perahu karet.
Sementara salah seorang pengelola Museum Buya HAMKA, Zulkarnain mengatakan sejak bencana hidrometeorologi melanda Nagari Sungai Batang kunjungan wisatawan ke cagar budaya itu turun drastis, salah satunya imbas terputusnya akses jalan menuju daerah itu.
"Kami sangat berharap akses jalan ini secepatnya diperbaiki karena berdampak sekali pada kunjungan wisatawan," harap dia.(antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean




