Pantau - Jalan nasional yang menghubungkan Kota Padang menuju Pasaman Barat terendam banjir setinggi 1–2 meter di Tapian Kandih, Nagari Salareh Aia Barat, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Senin sore, 16 Februari 2026 pukul 21.28 WIB.
Banjir yang dilaporkan dari Lubuk Basung itu menyebabkan akses jalan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kepala Pelaksana BPBD Agam Rahmat Lasmono menyatakan, "Kendaraan roda dua dan empat tidak bisa melewati daerah tersebut," katanya.
Air mulai menggenangi badan jalan sejak pukul 17.04 WIB setelah hujan dengan intensitas cukup tinggi melanda wilayah tersebut sejak Senin siang, 16 Februari 2026.
Selain merendam badan jalan nasional, banjir juga menggenangi rumah warga di sekitar lokasi kejadian.
Rahmat Lasmono menyatakan, "Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut dan daerah itu merupakan langganan banjir apabila curah hujan cukup tinggi setelah air Sungai Batang Nanggang meluap," katanya.
Longsor Tutup Jalan ProvinsiDi Kecamatan Palembayan, tanah longsor menutup badan jalan provinsi yang menghubungkan Padang Koto Gadang dengan Bukittinggi, tepatnya di Tonggo Gumarang I, Nagari Tigo Koto Silungkang.
Tanah longsor juga menimbun badan jalan provinsi yang menghubungkan Lubuk Basung dengan Bukittinggi di Dusun Lubuak Sao, Nagari Dalko, Kecamatan Tanjung Raya.
Material longsor menimbun badan jalan sepanjang sekitar 20 meter dengan tinggi sekitar 1,5 meter sehingga akses tidak dapat dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat.
BPBD Agam telah menurunkan alat berat ke lokasi untuk membersihkan material longsor yang menutup akses jalan.
Rahmat Lasmono menyatakan, "Alat berat sudah ada di lokasi dan menunggu operator untuk membersihkan material tanah longsor," katanya.




