tvOnenews.com - Memasuki hari pertama Ramadhan, momen sahur sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang.
Tidak sedikit yang masih bingung menentukan menu sahur yang tepat agar tubuh tetap bertenaga sepanjang hari saat berpuasa.
Sebagian memilih makanan berat tinggi karbohidrat dengan harapan kenyang lebih lama, namun justru merasa cepat lapar dan lemas sebelum waktu berbuka tiba.
Padahal, menjaga vitalitas selama berpuasa bukan hanya soal seberapa banyak makanan yang kita konsumsi, tetapi juga jenis nutrisi yang masuk ke dalam tubuh saat sahur.
Dalam hal ini, dr Zaidul Akbar memberikan pandangan menarik mengenai asupan yang bisa membantu menjaga energi tetap stabil selama menjalankan ibadah puasa.
- Pexels/Faisal Nurmansyah
"Kalau ditanya cara untuk menjaga vitalitas kita tetap baik selama Ramadhan atau selama berpuasa, jawaban saya adalah lemak," ujar dr Zaidul Akbar.
Ia menjelaskan bahwa lemak merupakan salah satu nutrisi yang sangat baik dikonsumsi, baik saat berbuka maupun saat sahur.
"Lemak itu salah satu yang sangat baik kita konsumsi baik waktu berbuka atau waktu sahur," lanjutnya.
Hal ini karena lemak memiliki mekanisme pelepasan energi yang berbeda dibandingkan karbohidrat.
Berbeda dengan karbohidrat yang cenderung menghasilkan energi secara instan.
"Kalau bahasa saya memberikan slow rilis, dia nggak cepet-cepet banget dikeluarkan oleh tubuh kita energinya itu, sehingga bertahap," tutur dr Zaidul Akbar.
"Kalau dari karbohidrat kan fase instan, cepat sekali dikeluarkan, sehingga membuat kita cepat pengen lagi (lapar)," lanjutnya.
Adapun sumber lemak yang disarankan cukup beragam. Salah satunya berasal dari butter atau lemak hewani, khususnya dari sapi grass-fed.
"Contoh-contoh lemak ini banyak, salah satunya lemak yang bisa kita ambil dari butter, dari lemak hewani, sapi-sapian, grass fed," kata dr Zaidul Akbar.
Bahkan, kombinasi antara kurma dan butter disebut sangat baik untuk menambah tenaga saat sahur.
"Ketika Anda makan dengan kurma, itu sangat baik, bisa memberikan power. Itu juga setahu saya salah satu kebiasaan Nabi SAW, mengonsumsi kurma dengan lemak dari butter itu," lanjutnya.



