Terungkap, Kapal Induk Abraham Lincoln AS Kian Merapat ke Iran, Bawa 90 Pesawat Tempur

republika.co.id
13 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Kapal Induk AS kian merapat ke wilayah dekat Iran dengan tengah perundingan nuklir yang terancam gagal. BBC Verify mengkonfirmasi keberadaan kapal induk AS USS Abraham Lincoln di dekat Iran menggunakan citra satelit. 

Abraham Lincoln, yang memimpin kelompok serang dengan tiga kapal perusak rudal berpemandu, membawa 90 pesawat termasuk pesawat tempur F35, dan 5.680 awak, dilaporkan dikerahkan ke wilayah Teluk pada akhir Januari tetapi belum terlihat dalam citra satelit hingga sekarang. Kapal tersebut telah dideteksi di lepas pantai Oman, sekitar 700 km dari Iran.

Baca Juga
  • Pakar Pertahanan Israel Takut Turki dan Mesir Kembangkan Teknologi Nuklir
  • Kekalahan Dramatis Barcelona dari Girona, Gagal Geser Real Madrid
  • BBMKG Medan Pantau Hilal Awal Ramadhan 2026 di Ngumban Surbakti

AS juga dilaporkan telah mengirimkan USS Gerald R Ford, kapal perang terbesar di dunia, ke Timur Tengah, yang dapat tiba di wilayah tersebut dalam tiga minggu ke depan.

Kedatangan Abraham Lincoln menambah informasi tentang peningkatan kekuatan militer AS di Timur Tengah selama beberapa pekan terakhir. BBC Verify telah melacak peningkatan jumlah kapal perusak, kapal perang, dan jet tempur AS di wilayah tersebut.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Aset militer AS dipindahkan ke Timur Tengah?

Citra yang tersedia untuk umum dari satelit Sentinel-2 Eropa menunjukkan Abraham Lincoln di Laut Arab sekitar 150 mil (240 km) dari pantai Oman.

Kapal itu belum terlihat sejak dilaporkan memasuki wilayah tersebut pada bulan Januari, tetapi telah melintasi laut lepas di mana cakupan satelit terbatas. Aset militer di darat lebih terlihat dan sering kali terekam oleh satelit.

Ini berarti BBC Verify telah melacak 12 kapal AS di Timur Tengah melalui citra satelit. Di antaranya Abraham Lincoln, kapal induk kelas Nimitz bertenaga nuklir, yang bersama dengan tiga kapal perusak kelas Arleigh Burke membentuk kelompok serang kapal induk; ditambah dua kapal perusak yang mampu melakukan serangan rudal jarak jauh dan tiga kapal khusus untuk pertempuran di dekat pantai yang saat ini ditempatkan di stasiun angkatan laut Bahrain di Teluk.

Dua kapal perusak lainnya telah terlihat di Mediterania timur dekat pangkalan AS Souda Bay, dan satu lagi di Laut Merah.

BBC Verify juga telah memantau pergerakan pesawat AS di wilayah tersebut. Terlihat peningkatan jumlah jet tempur F-15 dan EA-18 yang ditempatkan di pangkalan militer Muwaffaq Salti di Yordania, serta pertambahan jumlah pesawat kargo AS dan pesawat pengisian bahan bakar dan komunikasi yang bergerak menuju Timur Tengah dari AS dan Eropa.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
3 Agenda Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadhan 1447 H yang Digelar Kemenag Hari Ini
• 7 jam laludisway.id
thumb
Tahun Baru Imlek 2026, Harga Emas Antam Susut Jadi Rp2.918.000 per Gram
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Dorong Kontribusi Nyata bagiPembangunan Hukum, MA Jalin Kerja Sama Dengan Universitas Bhayangkara
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Jam Kerja ASN Pemprov Jatim selama Ramadan 2026 Disesuaikan, Ini Rinciannya
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Banjir Grobogan Meluas, BNPB Catat 42 Desa Terdampak
• 13 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.