Menko Cak Imin Minta Pemda Proaktif Mutakhirkan Data PBI JKN

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

Peserta yang tak berhak harus dicoret dari daftar penerima untuk dialihkan pada peserta yang lebih berhak.

Menko Cak Imin Minta Pemda Proaktif Mutakhirkan Data PBI JKN

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Abdul Muhaimin Iskandar, meminta pemerintah daerah (pemda) proaktif dalam meutakhirkan data Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Dia mengatakan, peserta yang tak berhak harus dicoret dari daftar penerima untuk dialihkan pada peserta yang lebih berhak. Untuk itu, ia meminta pemerintah daerah lebih proaktif memperbarui data.

Baca Juga:
Polemik PBI-JK, Komisi IX DPR Tekankan Hak atas Layanan Kesehatan Tidak Boleh Direduksi

“Dalam konteks yang berhak menerima bantuan ini, kami membutuhkan konsolidasi terus menerus terutama pihak kepala daerah untuk lebih proaktif lagi, terutama dalam pembaruan data,” kata Muhaimin, dikutip Selasa (17/2/2026).

Dia menambahkan, penonaktifan dilakukan terhadap peserta yang dinilai tidak lagi memenuhi kriteria karena kondisi ekonominya membaik. Kuota tersebut kemudian dialihkan kepada masyarakat yang lebih berhak.

Baca Juga:
Cak Imin: 106 Ribu Peserta BPJS PBI Sudah Kembali Aktif

Pria yang kerap disapa Cak Imin ini menekankan rumah sakit wajib tetap menerima dan menangani pasien meskipun dalam kondisi darurat atau katastropik. Koordinasi selanjutnya dilakukan bersama Kementerian Sosial dan BPJS Kesehatan.

Lebih lanjut, ia berkata, ada tiga jalur pengajuan sanggah dan reaktivasi bagi masyarakat yang merasa berhak namun terhapus dari daftar PBI, yakni melalui laman cek bansos, call center, dan layanan WhatsApp resmi Kementerian Sosial. 
 
“Jadi amat sangat clear, bahwa masyarakat pun bisa melakukan updating detilnya melalui cek bansos melalui fitur pemutakhiran desil,” kata Cak Imin.

Baca Juga:
Pemerintah Diminta Bentuk Tim Khusus untuk Selesaikan Masalah Penonaktifan BPJS-PBI

“Ini penting untuk kepala desa, untuk kepala daerah supaya betul-betul pro aktif mendeteksi warganya agar desil yang terus berubah dan dinamis ini menjadi amanat penting supaya tidak terjadi kesalahan,” katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Terjerat Narkoba, Pakar Hukum: Harus Dihukum Lebih Berat
• 40 menit laluokezone.com
thumb
Hasil Lengkap Drawing Piala FA: Man City Bertemu Newcastle
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Polda Metro Tangkap Pencuri Berkedok Peserta Seminar di Hotel Mewah Jakarta
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
910 Ribu Tiket KA Ludes Saat Imlek 2026, Stasiun Gambir dan Pasar Senen Terpadat
• 8 jam laludisway.id
thumb
Pantau Ibadah Imlek, Kapolres Metro Depok Serukan Semangat Persatuan dan Toleransi
• 1 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.