Akses Penglihatan Anak Harus Menjadi Tanggung Jawab Industri Vision Care

wartaekonomi.co.id
14 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Di tengah masih terbatasnya layanan vision care anak, khususnya bagi kasus-kasus dengan kebutuhan khusus, Optik Tunggal melihat perlunya peran aktif industri untuk menghadirkan solusi yang tidak bersifat sementara. Untuk itu akses penglihatan anak harus menjadi tanggung jawab industri vision care bukan sebagai aktivitas filantropi.

Hal inilah yang membuat Optik Tunggal menghadirkan Program 2.025 Kacamata Katarak Kongenital setiap tahunnya. Program 2025 Kacamata Katarak Kongenital Optik Tunggal ini dirancang untuk menjawab kebutuhan anak-anak pascaoperasi katarak kongenital yang memerlukan kacamata dengan spesifikasi khusus, yang tidak dapat dipenuhi melalui produk optik standar.

Program ini dijalankan melalui sistem layanan terintegrasi, mulai dari pemeriksaan oleh RO (Refraksionis Optisien) profesional, produksi lensa khusus oleh ZEISS, hingga distribusi kepada penerima manfaat (keluarga prasejahtera).

Alexander F Kurniawan, CEO Optik Tunggal mengemukakan, Program 2.025 Kacamata Katarak Kongenital berkembang dari inisiatif awal di tahun 2017 menjadi gerakan berskala nasional. Perjalanan program ini mencerminkan komitmen jangka panjang perusahaan dalam membangun masa depan generasi berikutnya, karena saat ini masih banyak anak yang telah menjalani tindakan medis mata seperti Katarak Kongenital tetapi belum sepenuhnya mendapatkan dukungan lanjutan yang memadai, terutama pada fase pascaoperasi.

“Program ini dibangun dari kompetensi inti Optik Tunggal dan dijalankan secara berkelanjutan, sehingga dampak sosial dan nilai bisnis dapat tumbuh bersama. Dampak program ini juga dirasakan tidak hanya oleh anak penerima manfaat, tetapi juga oleh keluarga dan komunitas di sekitarnya. Akses penglihatan yang lebih baik memberikan kesempatan bagi anak untuk menjalani aktivitas belajar dan sosial secara optimal,” ujar Alexander yang dikutip di Jakarta, Selasa (17/2/2026).

Atas upayanya tersebut, Fortune Indonesia memberikan penghargaan Change the World 2025 kepada Optik Tunggal lewat Program 2025 Kacamata Katarak Kongenital Optik. Penghargaan ini sendiri diserahkan dalam rangkaian Fortune Indonesia Summit 2026, sebuah platform multi-stakeholder yang mempertemukan pemimpin bisnis, pejabat publik, investor, dan tokoh strategis lintas sektor.

Ke depan, Optik Tunggal berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem vision care anak, termasuk melalui pengembangan layanan preventif seperti myopia management. Pendekatan ini diarahkan untuk menjaga kesehatan penglihatan anak sejak dini, tidak hanya bersifat korektif.

Optik Tunggal juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari tenaga medis, institusi kesehatan, komunitas, hingga mitra industri. Kolaborasi dipandang sebagai kunci untuk memperluas jangkauan dan memperdalam dampak layanan vision care anak di Indonesia. Masyarakat yang ingin mendaftarkan anak atau mereferensikan pasien juga dapat mengakses kanal resmi CSR Optik Tunggal melalui hotline WhatsApp di 08118755192, ataupun e-mail [email protected].

Baca Juga: Xiaomi Luncurkan Redmi Buds 8 Lite dan Kacamata Pintar Mijia di Indonesia, Cek Harganya!

“Pengakuan dari Fortune Indonesia menjadi pengingat bahwa bisnis yang relevan adalah bisnis yang mampu menjawab tantangan nyata masyarakat. Bagi kami, memastikan anak-anak dapat melihat dengan layak berarti menjaga kualitas hidup dan potensi generasi berikutnya. Melihat mereka senyum pertama kali saat memakai kacamata merupakan rasa bahagia tidak ternilai, dan kami bersyukur bisa menjadi bagian dari kebahagiaan tersebut.” tutup Alexander.

Melalui langkah ini, Optik Tunggal menegaskan posisinya sebagai bagian dari ekosistem bisnis yang bertanggung jawab dan berorientasi masa depan. Penghargaan Change the World 2025 menjadi validasi independen atas perjalanan perusahaan dalam mengintegrasikan dampak sosial, inovasi, dan keberlanjutan sebagai satu kesatuan strategi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jelang Ramadhan, warga Tangerang keramas bareng di Sungai Cisadane
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Kemenag Jabar Pantau Hilal di Enam Titik
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Global Spring Festival Gala 2026 di Nanning Tampilkan Kolaborasi Budaya China-ASEAN dan Disiarkan ke Tujuh Bahasa
• 10 jam lalupantau.com
thumb
9 Komoditas Surplus, Mentan: Tak Ada Alasan Harga Pangan Naik saat Ramadan
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Satpol PP Kewalahan Hadapi Gelombang Pengemis yang Berebut Angpau di Vihara Dharma Bhakti
• 4 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.