Masjid Istiqlal menyiapkan ribuan porsi makanan berbuka puasa setiap hari selama Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Program buka bersama ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut dalam menyambut bulan suci.
“Untuk buka bersama, Masjid Istiqlal menyediakan hidangan berbuka setiap hari selama Ramadan bagi jemaah, bekerja sama dengan donatur dan berbagai pihak,” kata Kabid Sosial dan Pemberdayaan Umat Masjid Istiqlal, Abu Hurairah Abdul Salam, saat dihubungi kumparan, Selasa (17/2).
Ia menjelaskan, jumlah porsi makanan berbuka disesuaikan dengan kapasitas dan kondisi jemaah yang hadir setiap harinya.
“Jumlah porsi berbuka, setiap hari ribuan porsi makanan berbuka. Jumlahnya dapat menyesuaikan dengan kondisi dan kapasitas, namun biasanya mencapai beberapa ribu porsi per hari, di hari kerja kurang lebih 3.000 dan di akhir pekan kurang lebih 5.000,” ujarnya.
Selain penyediaan buka puasa, pengelola Masjid Istiqlal juga melakukan berbagai persiapan teknis menjelang Ramadan.
“Menjelang Ramadan, Masjid Istiqlal, seperti tahun-tahun sebelumnya, melakukan berbagai persiapan, mulai dari kebersihan area masjid, menguras septic tank, membersihkan bak air, sound system dan pengaturan alur jemaah, hingga koordinasi dengan relawan dan panitia Ramadan,” kata Abu Hurairah.
Masjid Istiqlal juga menyiapkan program ibadah khusus selama Ramadan, termasuk pelaksanaan iktikaf.
“Untuk pelaksanaan iktikaf dibuka pada 10 malam terakhir Ramadan. Jemaah dapat mengikuti iktikaf sesuai ketentuan yang ditetapkan panitia, termasuk pendaftaran dan aturan selama berada di area masjid,” ujarnya.
Sementara itu, kegiatan ibadah malam hari akan dipusatkan pada fase akhir Ramadan.
“Untuk program khusus seperti iktikaf dan qiyamul lail berjemaah secara intensif, difokuskan pada 10 malam terakhir,” kata Abu Hurairah.





