Keluarga Eks Suami Bantah Norida Akmal Jadi Penyapu Jalan di Lombok

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Keluarga mantan suami Norida Akmal Ayob (45) angkat bicara soal kehidupan wanita asal Malaysia itu saat tinggal di Lombok Nusa Tenggara Barat selama hampir dua dekade. Saat ini, Norida sudah kembali ke Malaysia.

Norida sempat dikabarkan hidup dalam keterbatasan ekonomi, terlantar, serta tanpa dukungan keluarga setelah mengikuti suaminya bernama Badi, warga Indonesia, dan menetap di Pulau Lombok sejak Tahun 2007. Namun, Norida kemudian bercerai dengan Badi.

Paman dari Badi, Renop, menegaskan bahwa informasi yang menyebut Norida hidup susah sebagai penyapu jalan dan anak-anaknya tidak bersekolah adalah tidak benar.

"Tidak benar anaknya tidak sekolah, dan tidak benar juga yang bersangkutan hidup telantar serta memiliki keterbatasan ekonomi seperti yang diberitakan,” ujar Renop saat ditemui di Jonggat, Lombok Tengah, Selasa (17/2).

Menurut Renop, Norida datang ke Lombok pada 2007 setelah menikah dengan Badi di Thailand sejak tahun 2005.

"Jadi keduanya ini dulu kenal di Malaysia, waktu itu Badi (keponakan) merantau bekerja di perkebunan sawit, setelah berkenalan mereka menikah di Thailand dan pulang ke Lombok," jelas Renop.

Selama menetap di Dusun Bejelo, Desa Ubung, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Norida disebut oleh Renop menjalani kehidupan rumah tangga secara normal dan tinggal satu rumah bersama suaminya. Badi bekerja sebagai sopir ekspedisi, sementara Norida lebih banyak berperan sebagai ibu rumah tangga. Pasangan ini dikaruniai dua anak, Nurpatin Akmadiana dan Sabani Daniel.

"Mereka tidak lama juga dulu di sini, di tahun 2007 itu mereka di sini beberapa bulan dan memutuskan merantau lagi ke Sumatera, dan barulah pulang ke sini pada tahun 2021, karena bapaknya Badi (Suami Norida) meninggal waktu itu," kata Renop.

Terkait pendidikan anak, Renop menyatakan keduanya sempat menempuh pendidikan secara layak. Nurpatin Akmadiana tercatat sebagai mahasiswa di Universitas Mataram, sedangkan Sabani Daniel bersekolah di SMKN 1 Jonggat. Namun, pada 2024, setelah kedua orang tuanya bercerai, anak-anak tersebut memutuskan berhenti sekolah.

“Keputusan itu bukan karena faktor biaya, tetapi lebih kepada dampak perpisahan orang tua mereka,” kata Renop.

Ia juga membantah narasi yang menyebut Norida bekerja sebagai penyapu jalan untuk menyambung hidup. Sebelum perceraian, Norida diketahui pernah bekerja di salah satu destinasi wisata bernama Pasar Bambu sebagai pembuat roti.

“Bukan sebagai tukang sapu jalan, tapi dia buat roti di sana dan tinggal di sana karena pengelola menyediakan rumah, akhirnya setelah tinggal di rumah saya, dia tinggal di sana,” tegasnya.

Secara terpisah, Kepala Dusun Bejelo, Agus, turut membenarkan bahwa Norida dan Badi telah lama tinggal bersama di wilayah tersebut sebelum akhirnya bercerai pada tahun 2024. Setelah perceraian, Norida tinggal di rumah Renop, sementara Badi menikah kembali dan tinggal terpisah.

Agus juga mengungkapkan bahwa sebelum kembali ke Malaysia, Norida sempat berpamitan kepada keluarga dan aparat dusun. “Keluarga sebenarnya siap mengantarkan, tetapi yang bersangkutan meminta uang sebesar Rp 20 juta kepada mantan suaminya. Permintaan itu dipenuhi,” ujar Agus.

Meski dikenal sebagai pribadi yang tertutup, secara administratif Norida tercatat berdomisili di Dusun Bejelo, Desa Ubung, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, ia bahkan dikabarkan sempat menerima bantuan tunai langsung dari desa setempat.

"Pihak keluarga dan saya sebagai Kepala Dusun meminta agar pemberitaan di media ini tolong dikoreksi karena semuanya sepihak, semua itu tidak benar," pungkas Agus.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sinopsis BERI CINTA WAKTU SCTV Episode 157, Hari Ini Senin 16 FEBRUARI 2026: Adila Diperingatkan Trian, Reno Klaim Nyaris Kehilangan Nyawa
• 22 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Interupsi Mengejutkan Anak SD, Melki: Kami Fokus Urus Orang Miskin di NTT
• 34 menit lalukompas.id
thumb
IHR: Ndarboy Terkejut! IHR Jateng Derby 2026 Diserbu 37.000 Penonton
• 21 jam lalusuara.com
thumb
Wisatawan Antusias Saksikan Prambanan Shiva Festival di Momen Hari Raya Imlek | SAPA SIANG
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Mulai 2027, Anak Laki-laki Usia 11 Tahun Akan Dapat Vaksin HPV Gratis
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.