Gerakan BioBerkah Perkuat Partisipasi Warga Lajangiru untuk Lingkungan Bersih dan Berkelanjutan

harianfajar
9 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR – Kelurahan Lajangiru semakin memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui Gerakan BioBerkah, sebuah inisiatif yang menitikberatkan pengelolaan sampah organik dan peningkatan kebersihan lingkungan dengan partisipasi aktif warga.

Lurah Lajangiru, Rano Karno, menegaskan bahwa Gerakan BioBerkah bukan sekadar program pemerintah kelurahan, melainkan gerakan bersama warga yang bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

“Gerakan BioBerkah ini bukan hanya program pemerintah kelurahan, tetapi gerakan bersama warga untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” katanya saat ditemui di kantor kelurahan.

Menurut Rano, keberhasilan gerakan ini sangat bergantung pada keterlibatan langsung masyarakat dalam setiap tahap pelaksanaannya.

Salah satu langkah strategis dalam gerakan ini adalah pembagian pipa biopori kepada warga. Pipa biopori berfungsi ganda sebagai solusi ramah lingkungan untuk mengelola sampah organik sekaligus meningkatkan daya resap air ke dalam tanah, sehingga mengurangi potensi genangan air saat musim hujan.

“Pipa biopori ini efektif mengurangi genangan air dan mengolah sampah organik rumah tangga menjadi kompos alami,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rano menambahkan bahwa manfaat dari penggunaan biopori tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memberikan keuntungan ekonomis bagi masyarakat.

Selain pembagian pipa biopori, kelurahan aktif melakukan edukasi lingkungan melalui sosialisasi dan pendampingan agar warga memahami cara penggunaan biopori serta pentingnya memilah sampah sejak dari rumah.

“Saya lihat warga juga aktif terlibat dalam kegiatan gotong royong kebersihan lingkungan yang rutin dilaksanakan,” bebernya.

Partisipasi positif dari masyarakat dalam program ini menunjukkan antusiasme mereka untuk menjaga lingkungan permukiman tetap bersih dan nyaman.

Lurah Lajangiru berharap Gerakan BioBerkah dapat menjadi contoh inovasi lingkungan berbasis kelurahan yang berkelanjutan dan bisa direplikasi di wilayah lain sebagai bagian dari gerakan bersama menjaga bumi dari lingkup paling kecil, yakni lingkungan tempat tinggal.

“Dengan sinergi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat, Lajangiru optimistis dapat mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, dan lestari melalui Gerakan BioBerkah yang terus diperkuat dari waktu ke waktu,” pungkasnya. (wis/*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Saat Banjir Grobogan Rendam 9 Kecamatan hingga Jalur Semarang-Purwodadi
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Approval Rating KDM Hampir 100 Persen, Pengamat: Hati-hati Kultus Politik
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Tentukan Awal Ramadhan, Kemenag Gelar Sidang Isbat Hari Ini
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Ragunan Diprediksi Bakal Dipadati 20 Ribu Pengunjung Saat Libur Imlek 2026
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
Sah! Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada Kamis 19 Februari 2026
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.