Persebaya Buka Program Donasi Alat Tulis, Dorong Anak Tetap Sekolah

suarasurabaya.net
2 jam lalu
Cover Berita

Manajemen Persebaya melaporkan bahwa Bonek dan Bonita berhasil mengumpulkan total 18.213 paket donasi alat tulis. Rinciannya mencakup 6.538 buku tulis, 11.561 pena, dan 114 tas sekolah.

Donasi ini digalang sebagai bentuk kepedulian terhadap pelajar di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang kesulitan memperoleh perlengkapan sekolah.

“Berawal dari diskusi di sosial media, mereka kemudian satu hati dengan manajemen Persebaya untuk melakukan aksi nyata dengan membuka program donasi alat tulis,” jelas manajemen Persebaya dalam keterangan resmi yang diterima pada Selasa (17/2/2026).

Program donasi tersebut dimulai pada laga kandang Persebaya melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada Sabtu (14/2/2026) malam.

Manajemen menyediakan drop box di area stadion sebagai tempat menyalurkan donasi. Aksi ini pun dimanfaatkan oleh orang tua sebagai momen edukatif bagi anak-anak mereka.

“Banyak orang tua datang bersama anak-anak mereka untuk menyerahkan donasi secara langsung. Banyak Bonek dan Bonita yang datang dengan anak-anak mereka. Mereka menyerahkan donasi di counter yang ada di Gate 2 dan Gate 15 di GBT,” terang manajemen Persebaya.

Fahmi Akbar salah satu Bonek asal Sidoarjo, turut menyerahkan donasi bersama istri dan putri kecilnya yang masih SD. Ia ingin, sumbangan itu bisa meringankan beban keluarga kurang mampu dan mendorong anak-anak tetap bersekolah.

“Ini sangat positif. Di tengah ekonomi seperti ini kita bisa saling membantu untuk teman-teman yang kurang beruntung. Bisa mengajarkan ke anak untuk saling berbagi,” ucapnya.

Seperti diketahui, Persebaya bersama suporternya sejak lama punya rekam jejak tengang aksi sosial. Tim asal Surabaya itu, beberapa kali melakukan aksi-aksi kemanusiaan. Salah satu yang ikonik yakni ketika Persebaya dan Bonek pada 2019 lalu menggelar aksi “lempar boneka” di GBT. Saat itu terkumpul 20 ribu boneka yang kemudian disumbangkan untuk anak-anak penderita kanker.

Selain itu, berbagai kegiatan kemanusiaan lain juga kerap dilakukan ketika bencana melanda sejumlah daerah di Indonesia. (ris/saf/ipg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Pemerintah dan Muhammadiyah
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
PBB: Israel Tolak Hampir Setengah Bantuan ke Gaza
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Viral WNI Gabung Tentara Israel, Pengamat: Bisa Dicabut Kewarganegaraannya dan Terjerat UU Terorisme
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemprov DKI Jakarta Keluarkan Aturan Diskotek dan Kelab Malam Wajib Tutup Selama Ramadan
• 30 menit lalukompas.tv
thumb
Bea Cukai-Polri Bongkar 13 Kg Narkotika dan Laboratorium Sabu di Sunter
• 6 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.