Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Bima
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana di berbagai wilayah Indonesia berdasarkan laporan yang dihimpun sejak Senin, 16 Februari 2026 hingga Selasa, 17 Februari 2026.
Salah satu kejadian tercatat di Desa Sandue, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima. Banjir yang terjadi pada Minggu, 15 Februari 2026 dipicu arus air dari hulu yang menyebabkan luapan pada drainase.
Sebanyak 32 unit rumah warga terdampak dengan ketinggian air mencapai 40 sentimeter. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima bersama tim gabungan telah melakukan pendataan di lokasi. Per Senin, 16 Februari 2026, banjir dilaporkan telah surut.
Sementara itu, berdasarkan prakiraan potensi cuaca ekstrem yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang pada 17 hingga 19 Februari 2026.
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
Langkah antisipasi yang disarankan antara lain memantau informasi prakiraan cuaca secara berkala, memelihara saluran drainase, serta menyiapkan rencana evakuasi apabila hujan lebat berlangsung lebih dari satu jam dan mengurangi jarak pandang.
Pemerintah daerah bersama BPBD juga diminta memastikan kesiapan personel, peralatan, serta jalur evakuasi agar respons dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi apabila terjadi kondisi darurat di lapangan.
Editor: Redaksi TVRINews





