Kemenekraf Jadikan Festival Imlek Jakarta Motor Penggerak Ekonomi Kreatif

tvrinews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Krisafika Taraisya Subagio

TVRINews, Jakarta

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) memanfaatkan momentum Festival Imlek Jakarta 2026 sebagai sarana strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional sekaligus mempromosikan Jakarta sebagai kota inklusif dan berdaya saing global.

Festival yang diresmikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) itu menjadi bagian dari rangkaian Harmoni Imlek Nusantara, sebuah konsolidasi perayaan Imlek lintas daerah yang berpusat di Jakarta dan terhubung dengan kota-kota lain seperti Solo, Palembang, dan Singkawang.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, yang juga menjabat Ketua Panitia Imlek Nasional, menegaskan bahwa perayaan Imlek tahun ini dirancang sebagai ruang kolaborasi besar bagi pelaku ekonomi kreatif.

"Ini menjadi rangkaian acara dari Harmoni Imlek Nusantara. Konsolidasi pusatnya di Jakarta, tetapi masyarakat juga sudah diberi banyak pilihan untuk merayakan Imlek di berbagai kota. Banyak sekali acara Imlek tahun ini dan pejuang ekraf bisa stay tune ke akun Instagram @ImlekFestival," ujar Irene Umar dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Selasa, 17 Februari 2026.

Menurut Irene, Kemenekraf memastikan bahwa setiap rangkaian acara Imlek tidak hanya bernuansa budaya, tetapi juga menghadirkan peluang ekonomi bagi merek-merek lokal dan pelaku industri kreatif. Hal itu diwujudkan melalui bazar, pameran, hingga berbagai pertunjukan kreatif yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

"Tanggal 22 Februari sampai 1 Maret 2026 akan ada bazar nuansa Imlek dan buka puasa bersama dalam momen Ramadan. Kementerian Ekraf akan memunculkan kolaborasi-kolaborasi yang memamerkan merek lokal agar semua kalangan bisa ikut menikmati," jelas Irene Umar.

Kemenekraf menilai Imlek 2026 menjadi contoh konkret bagaimana keberagaman budaya dapat dikonversi menjadi kekuatan ekonomi kreatif. Perayaan yang digelar di ruang-ruang publik Jakarta sekaligus menjadi etalase karya kreatif anak bangsa, mulai dari dekorasi tematik, pertunjukan seni, hingga produk-produk UMKM.

Rangkaian Festival Imlek Jakarta 2026 sendiri berlangsung pada 13–17 Februari 2026 dengan berbagai atraksi seperti light installation, laser show, barongsai parade, dan dragon dance. Sejumlah ikon kota seperti gapura, lampion, dan pohon plum menghiasi area "Harmony Lantern Walk" yang menjadi magnet baru bagi warga dan wisatawan.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bapenda Riau Targetkan Revisi Pergub Pajak Air Permukaan Rampung Maret 2026
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Kebakaran di Mall Ciputra Cibubur, 2 Unit Damkar Dikerahkan
• 4 jam laluokezone.com
thumb
Polres Sumenep Bongkar Jaringan Penyalahgunaan BBM Subsidi, 5 Orang Jadi Tersangka
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Kaesang Siap Peras Darah, Jokowi Bakal Keliling ke Ribuan Kecamatan di Indonesia
• 19 jam lalurealita.co
thumb
Ekspatriat dan Tantangan Adaptasi: Perlukah Standar Pelatihan Global?
• 15 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.