tvOnenews.com - Kasus dugaan penipuan kembali menyeret nama artis dan presenter Vicky Prasetyo.
Pria yang dikenal lewat berbagai kontroversinya ini kini diduga menipu seorang perempuan bernama Nunun Lusida dengan dalih meminjam uang untuk keperluan politik. Nilainya tak main-main, mencapai Rp700 juta.
Dugaan tersebut diungkap langsung oleh kuasa hukum Nunun, James Tambunan, yang menyebut kliennya telah mengalami kerugian besar setelah mempercayai janji manis Vicky.
Menurut James, peristiwa itu terjadi pada Januari 2024, ketika Vicky datang ke rumah Nunun di Bandung dan meminta bantuan dana untuk keperluan Pilkada 2024.
Dalam kesaksiannya yang disampaikan kepada awak media dan diunggah ke kanal Cumicumi, Nunun Lusida menceritakan awal mula pertemuannya dengan Vicky Prasetyo.
“Saya mengenal Vicky Prasetyo itu dikenalkan oleh mantan suami saya di Januari 2024 di rumah saya di Bandung. Vicky itu ke rumah saya udah tiga kali dan yang mengenalkan itu datang dia bersama Renaldi, pegawai di Pemda Kabupaten Bandung Barat,” ujar Nunun.
Menurut pengakuannya, Vicky meminta uang sebesar Rp700 juta dengan janji akan menggandeng mantan suami Nunun sebagai calon wakil bupati.
Vicky juga meyakinkan bahwa uang tersebut hanya bersifat pinjaman dan akan dikembalikan dalam waktu tiga hari.
- vickyprasetyo777
“Vicky meminta uang dengan janji akan menggandeng mantan suami saya jadi wakil bupati. Katanya, uang itu cuma dipinjam tiga hari, nanti dikembalikan. Dengan berat hati, saya kasih karena dia sangat meyakinkan,” ungkap Nunun sambil menangis.
Padahal, diakui Nunun, dirinya tidak memiliki dana sebesar itu dan harus berdiskusi dengan anak-anak serta mantan suami untuk menggunakan tabungan hari tua mereka.
"Sebetulnya saya tidak mempunyai uang. Saya ngobrol dengan anak-anak saya dengan mantan suami saya untuk memberikan untuk menggunakan tabungan hari tua saya," tuturnya.
Namun, janji tinggal janji. Setelah uang diterima, Vicky Prasetyo tak kunjung mengembalikan pinjaman tersebut.
Bahkan, posisi mantan suami Nunun sebagai calon wakil bupati yang dijanjikan juga tak pernah terealisasi.
Nunun mengaku sudah berulang kali mendatangi rumah Vicky di Bekasi untuk menagih uangnya, namun hanya mendapat janji-janji manis.




