Maling Kabel Tewas Kesetrum di Tiang Listrik

realita.co
3 jam lalu
Cover Berita

SEORANG pria berusia 39 tahun meninggal dunia setelah diduga melakukan percobaan pencurian kabel listrik di Kota Parañaque, Filipina

Seorang pria berusia 39 tahun meninggal dunia pada Minggu dini hari setelah tersengat listrik saat diduga mencoba mencuri kabel listrik dari tiang utilitas di Barangay San Isidro, Kota Parañaque, kata pihak berwenang.

Baca juga: Panjat Tiang, Remaja 14 Tahun Kesetrum

Pejabat setempat mengatakan mereka mendapat laporan tentang ledakan yang diduga terjadi di dekat Jembatan Penyeberangan Lopez. Ketika petugas tiba, mereka menemukan pria itu di atas struktur listrik yang tinggi, dengan kobaran api terlihat. Petugas dari Manila Electric Company, yang dikenal sebagai Meralco, kemudian mengevakuasi jenazah dari tiang tersebut, kata para pejabat.

Para penyidik ​​meyakini bahwa pria tersebut sedang memotong kabel listrik ketika ia bersentuhan dengan aliran listrik aktif, yang memicu sengatan listrik fatal. Insiden tersebut juga menyebabkan korsleting yang mengganggu layanan listrik untuk beberapa rumah di daerah tersebut, menurut temuan awal yang dibagikan oleh para pejabat.

Petugas distrik mengatakan kejadian itu bukan pertama kalinya pria tersebut memanjat tiang listrik, dan mereka mencatat bahwa ia memiliki catatan kriminal sebelumnya terkait pencurian. Kerabat korban kemudian kembali ke lokasi kejadian, menyalakan lilin di bawah tiang tersebut. Saudara laki-lakinya menyerukan agar masyarakat menahan diri secara daring dan di lingkungan sekitar, dengan mengatakan bahwa orang-orang tidak melihat kejadian sebenarnya

Baca juga: Teknisi Listrik Kesetrum saat Lakukan Perbaikan Tiang Listrik

Dalam sebuah pernyataan, Meralco menegaskan kembali bahwa mencuri, menjual, atau membeli kabel listrik ilegal dilarang oleh hukum dan menimbulkan bahaya serius, tidak hanya bagi calon pencuri tetapi juga bagi warga. Pihak berwenang juga mengingatkan masyarakat bahwa merusak infrastruktur listrik dapat mengakibatkan hukuman pidana, termasuk denda dan kemungkinan hukuman penjara.

Kasus ini muncul ketika perusahaan utilitas di Filipina terus memperingatkan tentang pencurian dan kerusakan yang menargetkan fasilitas listrik. Dalam pengumuman publik terpisah tentang keandalan layanan, Meralco mengatakan telah mencatat 285 insiden yang melibatkan pencurian fasilitas listrik pada tahun 2025, termasuk kabel listrik, dan mencatat bahwa beberapa kasus menyebabkan cedera.

Perusahaan tersebut juga merujuk pada Undang-Undang Republik 7832, undang-undang anti-pencurian yang menetapkan hukuman untuk pencurian saluran transmisi listrik dan material terkait.mab

Baca juga: Lempar Batu yang Diikat Tali ke Arah Kabel Listrik, Bocah 9 Tahun Tewas Kesetrum

 



Editor : Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dorong Dakwah Digital, Sekum BKPRMI Luwu Utara Tekankan Pentingnya Dakwah Bil Qalam bagi Muballigh Muda
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Pesan Penting MUI Atas Perbedaan Awal Ramadan untuk Umat Muslim
• 10 jam laludisway.id
thumb
Fakta Baru di Kasus Pembunuhan Pelajar SMP di Eks Kampung Gajah
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Platform X Down Malam Ini, Pengguna Seluruh Dunia Tidak Bisa Akses
• 23 jam laludisway.id
thumb
Sumur Libo SE #86 Uji Produksi Perdana, Hasilkan 1.274 Barel Minyak per Hari
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.