KAI Layani 622 Ribu Penumpang Selama Libur Imlek 2026

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Redaksi TVRINews

TVRINews, Jakarta

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat sebanyak 622.784 pelanggan menggunakan layanan kereta api selama libur panjang Imlek 2026. Jumlah tersebut merupakan akumulasi penumpang dalam periode 13–15 Februari 2026.

Berdasarkan data perusahaan, tingkat okupansi bahkan melampaui 100 persen. Hal ini dimungkinkan karena adanya pelanggan dinamis yang turun di stasiun antara sehingga kursi dapat kembali terisi oleh penumpang lain.

Manajemen KAI juga memproyeksikan sebanyak 152.704 pelanggan akan bepergian menggunakan kereta api pada Senin, 16 Februari 2026. Proyeksi tersebut didasarkan pada data tiket terjual hingga pukul 11.00 WIB.

Secara keseluruhan, total penjualan tiket untuk keberangkatan 13–17 Februari 2026 telah mencapai 910.656 tiket atau setara dengan okupansi 110,34 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia.

Sejumlah stasiun menjadi tujuan favorit selama periode libur panjang ini. Di antaranya Stasiun Gambir dan Pasar Senen sebagai tujuan utama di Jakarta. Selain itu, Stasiun Yogyakarta, Semarang Tawang, Purwokerto, dan Bandung juga mencatat volume penumpang tinggi.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa operasional kereta api di jalur selatan Pulau Jawa berjalan lancar. Sementara di lintas utara, khususnya wilayah Daop 4 Semarang, sempat dilakukan pengaturan operasional akibat luapan air di beberapa titik.

“Seluruh perjalanan di jalur selatan Jawa berlangsung normal. Pada lintas utara, khususnya di wilayah Daop 4 Semarang, sempat dilakukan pengaturan operasional akibat luapan air di beberapa titik. Saat ini kondisi tersebut telah berangsur normal,”kata Anne dalam keterangan yang dikutip, Selasa, 17 Februari 2026.

Tiga titik genangan air di wilayah Daop 4 Semarang sempat memengaruhi perjalanan kereta api. Pembatasan kecepatan diberlakukan sementara di petak jalan Tegowanu–Brumbung serta jalur hilir Karangjati–Gubug. Pembatasan di jalur Karangjati–Gubug yang dimulai pukul 10.08 WIB telah kembali normal pada pukul 11.27 WIB.

Executive Vice President Sekretaris Perusahaan KAI Wisnu Pramudya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat dirasakan pelanggan di lintas utara.

“KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat dirasakan sebagian pelanggan di lintas utara. Kami juga mengapresiasi kesabaran pelanggan selama proses penanganan berlangsung. Tim prasarana terus melakukan pemantauan debit air dan inspeksi berkala guna memastikan keamanan serta kelancaran perjalanan kereta api,”ujar Wisnu.

KAI memastikan keselamatan perjalanan tetap menjadi prioritas utama. Petugas prasarana terus melakukan pemantauan debit air dan pemeriksaan jalur secara berkala guna menjamin keamanan operasional.

Untuk memperoleh informasi terkini terkait perjalanan, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI 121, layanan WhatsApp resmi KAI, maupun kanal media sosial perusahaan.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 18 Februari 2026, Ini Penjelasan Soal Hilal Alaska hingga Makkah
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Lokataru Foundation: RUU KKS Berpotensi Jadi Alat Represif Baru
• 2 jam lalusuara.com
thumb
Akselerasi Penerimaan Logam Tanah Jarang: Solusi Fiskal Demi Keberlanjutan
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Soal Perbedaan Awal Ramadan, Ketum Muhammadiyah Ajak Umat Bersikap Arif dan Bijaksana
• 6 jam lalusuara.com
thumb
Jakut bertekad jadi percontohan pengelolaan sampah nasional
• 7 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.