Pemantauan di Semarang: Hilal Tak Terlihat

kumparan.com
19 jam lalu
Cover Berita

Pemantauan hilal untuk menentukan satu Ramadan 1447 Hijriah dilaksanakan di Planetarium Universitas Islam Negeri (UIN) Walisono Semarang pada Selasa (17/2) sore. Hasilnya, hilal belum terlihat dari pemantauan tersebut.

UIN menyediakan 4 buah teleskop, satu persatu tamu undangan dan petugas rukyat melakukan pemantauan secara langsung lewat teleskop.

Anggota tim Hisab Rukyat Kemenag RI Slamat Hambali mengatakan, belum terjadi konjungsi pada sore hari ini. Sehingga bulan terbenam lebih dulu dari matahari.

"Pada sore hari ini kita lakukan rukyat hilal pada tanggal 29 Syaban ya. Tapi tentu saja hari ini hilal tidak akan terlihat. Kenapa tidak terlihat? Karena pertama ijtimak saja belum terjadi dan konjungsi terjadi baru nanti pukul 19.1. 8 detik. bisa dipastikan bahwa bulan terbenam lebih dulu dari matahari," ujar Slamet, Selasa (17/2).

Ia menjelaskan, dengan hasil ini maka awal Bulan Ramadan di Indonesia akan jatuh pada Kamis 19 Januari 2026. Sama seperti di Arab Saudi.

"Bahwa 1 Ramadan akan jatuh pada hari Kamis tanggal 19 Februari 2026," tegas dia.

Terkait perbedaan awal Ramadan dengan Muhammadiyah, Slamet menjelaskan ini bisa terjadi karena Muhammadiyah menggunakan KHT Kalender Hijriah Global Tunggal

"Muhammadiyah ini menetapkan awal Ramadannya jatuh pada hari Rabu 18 Februari karena menggunakan namanya KHT Kalender Hijriah Global Tunggal. Artinya ketika di seluruh dunia di mana pun berada ada satu tempat yang tinggi bulan sudah mencapai 5, elongasi mencapai 8 derajat, maka itu masuk tanggal. Dan itu terjadi di bujur barat Amerika yang sangat barat mendekati bujur 180 itu terjadi hal seperti itu. Oleh karena itu maka menetapkan bahwa Rabu itu tanggal 1," jelas dia.

Namun ia menegaskan, perbedaan awal Ramadan itu harus tetap diterima dan umat muslim bisa saling menghormati dan menghargai.

"Pesan kami walaupun ada perbedaan kita harus jaga toleransi, kita harus saling menghormati, jangan sampai ada saling mengejek, saling merendahkan, saling menyalahkan, enggak perlu," kata Slamet.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Risiko di Balik Pembukaan Data UBO, dari Herding Investor hingga Volatilitas Pasar
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Apartemen Mewah di Sunter Disulap Jadi Laboratorium Narkoba, Begini Awal Mula Terbongkarnya
• 12 jam laluokezone.com
thumb
Arab Saudi Umumkan 1 Ramadhan Jatuh Hari Rabu 18 Februari 2026
• 15 jam laluokezone.com
thumb
Menag Nasaruddin Umar: Imlek Momentum Perkuat Persatuan dan Keadilan Sosial
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Gol Vinicius Bawa Real Madrid Tundukkan Benfica, Laga Diwarnai Dugaan Rasisme
• 7 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.