Awal Puasa Ramadhan Berbeda, Yenny Wahid: Sesuai Keyakinan Masing-Masing!

rctiplus.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Putri Kedua Presiden RI Ke-4 Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid menegaskan bahwa dia serta Nahdlatul Ulama menghormati setiap perbedaan yang ada, termasuk dalam metode pemantauan hilal yang dilakukan Pemerintah.

“Cuma kalau di masjid ini dan yang kami ikuti memang kita memakai metode rukyatul hilal,” tegas Yenny saat diwawancarai awak media, Selasa (17/2/2026).

Yenny menyebut, tidak ada masalah terkait perbedaan awal Ramadhan. Menurutnya, tergantung kepada keyakinan setiap orang dalam mengikuti awal Ramadhan yang telah ditentukan dengan metode manapun.

“Tidak masalah ya sesuai keyakinan masing-masing sesuai metode yang dipakai. Memang kalau mungkin ada yang memakai hitung dengan hitungannya sendiri, hisabnya sendiri. Nah, kemudian menentukan terjadinya Ramadan itu besok,” ucap dia.

Yenny menekankan bahwa meskipun metode Rukyatul Hilal ditentukan oleh wilayah pemantauan, namun jika memang malam ini terlihat hilal secara kasat mata maka awal Ramadhan akan jatuh pada esok hari.

Oleh karena itu, dia meminta agar masyarakat bisa mengikuti keyakinan masing-masing terkait awal Ramadhan.

Namun hal tersebut harus didasarkan pada metode yang digunakan oleh para ahli dan tidak menentukan sembarangan oleh diri sendiri.

 

“Yang terbaik adalah sesuai keyakinan kita masing-masing. Jadi kayak kalau yang yakin dengan metode yang diikuti oleh para ahli yang diikutinya itu menunjukkan bahwa bulan Ramadhan mulainya besok silakan saja,''ujarnya.

"Tetapi kalau di sini kami yakinnya kalau sudah terlihat bulannya, Insya Allah kalau sudah bila terlihat kapanpun itu kita hormati keputusan itu,” lanjut Yenny.

Apalagi, metode yang dipakai oleh para ahli baik hisab maupun Rukyatul Hilal semuanya adalah metode yang sudah teruji dalam pemantauan hilal awal Ramadhan.

“Karena dipakai juga dengan menggunakan metode apa metode yang sudah teruji. Nah, jadi itu yang akan kita kita lihat karena kan memang namanya puasa bulan Ramadhan,” pungkasnya.

Original Article


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ribuan Umat Padati Klenteng Boen Tek Bio Tangerang, Panjatkan Doa di Tahun Kuda Api
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Lilin Raksasa Terangi Puncak Imlek 2577 di Cirebon
• 10 jam lalutvrinews.com
thumb
Mantan Kapolres Bima Kota Terancam PTDH, Polri: Pelanggaran Narkoba Tak Akan Ditoleransi
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Longsor Salju di Pegunungan Alpen Prancis, 2 Pemain Ski Tewas
• 19 menit laludetik.com
thumb
Tahun Kuda Api 2577 Kongzili Disambut Umat Khonghucu, Polisi Amankan Dua Vihara di Jakarta Selatan
• 12 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.