Laptop gaming tidak lagi hanya soal frame rate, tetapi juga tentang bagaimana satu perangkat mampu menangani kerja kreatif berat tanpa jeda. ASUS merancang lini ROG Strix G16 sebagai mesin performa tinggi yang menjawab kebutuhan gamer sekaligus kreator konten.
ROG Strix G16 diposisikan sebagai laptop gaming 2026 yang menargetkan pengguna dengan beban kerja intensif. Perangkat ini menggabungkan CPU Intel Core Ultra 9 275HX dan GPU generasi terbaru kelas RTX 5080 atau RTX 5070 Ti.
Kombinasi tersebut dirancang untuk menjalankan game AAA modern pada pengaturan grafis tinggi dengan ray tracing aktif. Kinerja itu juga relevan untuk proses rendering video resolusi 4K yang biasanya menyita sumber daya besar.
Proses simulasi 3D dan komputasi berat di perangkat lunak kreatif juga diuntungkan oleh konfigurasi ini. Keunggulan lain datang dari dukungan MUX Switch yang memungkinkan jalur GPU diskrit berjalan langsung ke layar.
Baca Juga: Wook Global Technology Dorong Pengembangan SDM Lewat Beasiswa USU
Teknologi ini membantu meminimalkan bottleneck yang sering muncul pada laptop tanpa jalur GPU langsung. NVIDIA menghadirkan fitur Advanced Optimus untuk menyeimbangkan performa dan efisiensi daya secara dinamis.
Fitur tersebut membuat perpindahan antara GPU terintegrasi dan diskrit berlangsung otomatis sesuai beban kerja. Saat sesi gaming panjang, GPU dapat berjalan pada mode penuh tanpa dibatasi profil hemat baterai. Pendekatan ini memberi keuntungan nyata bagi gamer kompetitif yang mengejar stabilitas performa.
ROG Strix G16 juga dikenal membawa sistem pendingin multi-fan dengan heat pipe besar untuk menjaga suhu inti. Desain ventilasi agresif membantu pembuangan panas saat CPU dan GPU bekerja bersamaan.
Layar berukuran 16 inci dengan resolusi tinggi dan refresh rate cepat mendukung visual yang tajam dan responsif. Panel tersebut biasanya menyasar standar warna tinggi agar cocok untuk editing visual.
Kapasitas RAM besar dan penyimpanan SSD cepat mempercepat proses loading proyek maupun game. Keyboard RGB per-key dan desain khas ROG mempertegas identitasnya sebagai perangkat gaming premium.
Baterai berkapasitas besar tetap disertakan untuk penggunaan portabel meski fokus utama ada di performa. Laptop ini menyasar pengguna yang ingin satu perangkat untuk bermain dan bekerja kreatif.
Baca Juga: Kolaborasi dengan HiFiMan, Asus Rilis ROG Kithara: Headset Gaming Rasa Audiophile
Berdasarkan paparan spesifikasi di laman resmi ROG dan materi teknis GPU NVIDIA, konfigurasi seperti ini memang ditujukan untuk beban kerja berat. ROG Strix G16 diposisikan sebagai solusi bagi pengguna yang membutuhkan performa tinggi dalam satu ekosistem portabel.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa laptop gaming modern kini juga menjadi alat produksi kreatif serius.





