PSM Makassar Panggil Ricky Pratama Terkait Dugaan Penganiayaan, Manajemen Hormati Proses Hukum

harianfajar
6 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR – Manajemen PSM Makassar menanggapi kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan pemain muda mereka, Ricky Pratama, terhadap kekasihnya berinisial AD. Sebagai langkah awal, klub telah memanggil pemain berusia 22 tahun itu untuk memberikan penjelasan langsung terkait duduk perkara.

Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Karim, menegaskan bahwa pemanggilan ini merupakan respons cepat klub atas informasi yang beredar luas di media sosial. Ricky Pratama sendiri telah dilaporkan ke Polda Sulawesi Selatan pada Minggu (15/2), setelah korban mendatangi SPKT dengan didampingi dua kuasa hukum.

“Merespons informasi yang beredar terkait laporan dugaan penganiayaan oleh sdr. Ricky Pratama, pihak klub telah memanggil pemain untuk memberikan penjelasan terkait permasalahan yang terjadi,” ujar Sulaiman kepada Jawa Pos (Grup Fajar), Selasa (17/2).

Ranah Pribadi

Manajemen menegaskan bahwa kasus ini berada dalam ranah pribadi pemain, sehingga klub memilih untuk tidak ikut campur lebih jauh. PSM Makassar memberikan waktu dan kesempatan bagi Ricky Pratama untuk fokus menjalani seluruh tahapan hukum, agar dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai prosedur yang berlaku.

Hindari Spekulasi

Untuk mencegah munculnya isu liar di publik, manajemen berkomitmen memantau perkembangan status hukum Ricky Pratama. Sulaiman menambahkan, klub akan tetap berpegang pada asas kepastian hukum dalam menentukan langkah selanjutnya.

“Untuk menghindari isu-isu liar yang beredar, klub akan berpegang pada asas kepastian hukum dengan memantau perkembangan status hukum dari pemain yang bersangkutan,” jelasnya.

Ricky Pratama merupakan salah satu talenta muda jebolan akademi PSM Makassar. Ia pernah mencatat prestasi sebagai top skor Elite Pro Academy (EPA) U-18 tahun 2021 dengan torehan 27 gol. Namun, laporan peristiwa yang terjadi di sebuah indekos di Jalan Anuang pada 6 Februari lalu membuat masa depan sang pemain kini bergantung pada hasil proses hukum di Polda Sulsel. (*/)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ketua Komisi VIII DPR Ajak Umat Muslim Jalani Ramadhan dengan Khusyuk dan Toleran
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
Rebana Didorong Jadi Mesin Swasembada Gula Nasional
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Mahdi yang mendamba rumah ayah
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Skema Insentif Guru PPPK Paruh Waktu Rampung, Target Cair Awal Ramadan
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
Heran Masa Lalu Diungkit, Jennifer Coppen Ngaku Berhenti Nakal saat Hamil Kamari
• 16 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.