Jakarta, VIVA – Peta persaingan bulu tangkis beregu dunia menuju Piala Thomas dan Piala Uber 2026 mulai terbentuk. Setelah rangkaian kejuaraan beregu kontinental di Asia, Eropa, Afrika, Pan-Amerika, dan Oseania rampung, sebanyak 16 negara di sektor putra dan 16 negara di sektor putri memastikan tempat di putaran final yang akan digelar di Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei 2026.
Ajang beregu paling prestisius di bulu tangkis ini kembali menghadirkan kekuatan tradisional seperti China, Denmark, Indonesia, hingga Jepang. Tuan rumah Denmark serta China yang berstatus juara bertahan langsung mengunci tiket, sementara negara lain harus melewati jalur kualifikasi kontinental atau peringkat dunia beregu.
Mengacu pada sistem kualifikasi, empat tim terbaik dari Asia dan Eropa berhak lolos otomatis, sementara Afrika, Pan-Amerika, dan Oseania masing-masing diwakili satu tim. Sisa slot diisi tim dengan peringkat beregu dunia tertinggi di luar yang sudah lolos, sehingga total menjadi 16 peserta di masing-masing nomor.
Di sektor putra, Asia kembali mendominasi lewat Jepang, Indonesia, Korea Selatan, dan Taiwan. Eropa mengirim Prancis sebagai juara beregu putra Eropa, bersama Inggris, Swedia, dan Jerman. Afrika diwakili Aljazair, Oseania oleh Australia, serta Pan-Amerika oleh Kanada. Tiga tiket terakhir jatuh kepada Malaysia, India, dan Thailand melalui jalur peringkat dunia.
Komposisi di sektor putri tidak jauh berbeda. Asia diwakili Korea Selatan, Indonesia, Taiwan, dan Jepang. Eropa meloloskan Bulgaria sebagai juara beregu putri Eropa, bersama Turki, Ukraina, dan Prancis. Afrika Selatan mewakili Afrika, Australia dari Oseania, serta Kanada dari Pan-Amerika. Adapun tiga slot peringkat dunia menjadi milik Thailand, Malaysia, dan India.
Ke-16 negara di masing-masing sektor ini berhak tampil di Horsens berkat performa di kejuaraan beregu kontinental sepanjang awal tahun. Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) dijadwalkan mengumumkan daftar resmi partisipan dalam waktu dekat, meski komposisi kualifikasi praktis sudah terbentuk.
Bagi Indonesia, kepastian lolos di kedua sektor menjaga tradisi sebagai salah satu kekuatan beregu dunia. Tantangan terbesar tetap datang dari China sebagai juara bertahan serta Denmark yang tampil di kandang sendiri. Jepang dan Korea Selatan juga konsisten menjadi ancaman di fase gugur.





