Wilsen Willim tahu bagaimana cara mengikuti arah angin perubahan mode tanpa lupa menyisipkan nilai budaya dalam tiap koleksinya. Termasuk koleksi Imlek 2026 yang baru ia hadirkan.
Jika biasanya busana Imlek identik dengan nuansa playful, tapi Wilsen Willim justru bermain dengan palet warna yang lebih gelap. Mulai dari merah gelap, biru gelap, biru langit, abu gelap, abu muda, putih hingga hitam.
Dalam peluncuran koleksi yang digelar bersama T’Ang Court di The Langham Jakarta, desainer Wilsen Willim secara sengaja menuangkan warna hitam yang kuat, serta putih murni dalam koleksi yang versatile, sehingga dapat dikenakan setelah masa festive berlalu.
Sedangkan untuk kain, ia memadukan material katun, renda, jacquard, rajutan, hingga suiting fabric untuk menghasilkan koleksi kontemporer yang tak lekang oleh waktu.
“Kami menjawab permintaan generasi muda yang ingin tampil dinamis dalam warna-warni yang tidak terlalu mencolok dan sulit untuk dikenakan kembali dalam keseharian,” ungkap Wilsen Willim dalam rilis yang diterima oleh kumparanWOMAN.
Blazer bergaya cheongsamWilsen Willim menghadirkan blazer bergaya cheongsam yang modern. Busana ini tidak hanya cocok untuk momen festive Imlek, tapi juga acara formal seperti hari besar di tempat kerja. Bagian tengah blazer menampilkan detail cut-out yang memperlihatkan inner putih dengan kancing pankou, model kancing tradisional Tiongkok.
Busana ini memiliki siluet ramping yang membuat tubuh tampak lebih jenjang dan proporsional. Blazer tersebut kemudian dipadukan dengan rok draperi dari kain senada.
Blouse janggan dengan aksen simpul kancing pankouSelanjutnya, Wilsen Willim menghadirkan kebaya janggan dengan aksen simpul kancing pankou, khas busana Tiongkok. Detail kancing ini memiliki tali yang menjuntai, memberikan sentuhan dramatis dan unik. Busana ini berpadu dengan celana putih dengan konsep layering.
Di bagian belakang terdapat simbol ikonis Wilsen Willim, yaitu kincir angin, serta tali untuk menyesuaikan ukuran tubuh.
Setelan kemeja cheongsam crop dengan celana layeringWilsen Willim kemudian memadukan warna merah dengan navy. Dua warna yang bold ini menyatu dan menciptakan kesan tegas pada item fesyen ini. Kemeja cheongsam tersebut dibuat dengan model cropped untuk mengikuti arus modern.
Blouse janggan sleeveless dengan detail backlessBusana berikutnya yang tak kalah mencuri perhatian adalah blouse janggan tanpa lengan atau sleeveless. Busana ini kemudian dikombinasikan dengan rok batik bernuansa merah hitam dengan model A-line.
Kejutannya ada pada bagian belakang busana. Ya, Wilsen Willim merancang blouse ini dengan konsep backless.
Vest bercorak Batik MegamendungMasih ingin bermain dengan wastra, Wilsen Willim kali ini mengkreasikan batik Mega Mendung asal Jawa Barat menjadi sebuah vest kekinian. Vest itu berpadu sempurna dengan kemeja biru laut yang menenangkan.
Pemilihan motif batik yang satu ini bukan tanpa alasan. Sebab dalam sejarahnya, batik Mega Mendung merupakan hasil dari akulturasi budaya Tiongkok pada abad 16.
Cardigan berkancing unikSelanjutnya ada cardigan dengan detail kancing nan unik yang minimalis. Sentuhan ini bisa mengelevasi gaya kasual kamu jadi makin chic.
Seluruh koleksi Imlek 2026 ini dihadirkan dengan penuh semangat, layaknya tahun Kuda Api yang membara. Melalui koleksinya, Wilsen Willim berharap setiap item fesyen yang dihadirkan dapat mendampingi para pemakainya untuk meraih impian yang diharapkan tahun ini.
Baca juga: Cita Tenun Indonesia Gandeng Wilsen Willim hingga Moral di JFW 2026





